Inggris Buat 3 Tahap Relaksasi Lockdown Virus Corona, Apa Saja?

Reporter:
Editor:

Budi Riza

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas medis bertepuk tangan di luar Rumah Sakit Chelsea dan Westminster untuk memberi dukungan bagi sesama petugas medis di tengah wabah virus Corona, di London, Inggris, 16 April 2020. REUTERS/Kevin Coombs

    Petugas medis bertepuk tangan di luar Rumah Sakit Chelsea dan Westminster untuk memberi dukungan bagi sesama petugas medis di tengah wabah virus Corona, di London, Inggris, 16 April 2020. REUTERS/Kevin Coombs

    TEMPO.COLondon – Pemerintah Inggris telah merancang rencana tiga tahap untuk melonggarkan lockdown terkait penanganan wabah virus Corona, yang diterapkan sejak akhir Maret 2020.

    Media The Times seperti dilansir Reuters mengatakan pemerintah Inggris akan mengkaji ulang penerapan lockdown pada 7 Mei 2020.

    Namun, Perdana Menteri Inggris, Boris Johnson, merasa khawatir pelonggaran lockdown hanya akan memicu gelombang kedua wabah mematikan virus Corona.

    “Tahap pertama akan berupa pembukaan toko-toko kecil di sektiar tempat kerja publik,” begitu dilansir Reuters mengutip The Times pada Rabu, 6 Mei 2020.

    Tahap kedua akan melibatkan pembukaan pusat perbelanjaan besar dan warga dianjurkan untuk pergi bekerja.

    Pada tahap ketiga, pemerintah akan mengizinkan kembali operasional restoran, hotel, pub, dan pusat hiburan.

    Saat ini, data dari Johns Hopkins University menunjukkan Inggris menempati peringkat keempat korban infeksi terbanyak virus Corona yaitu 196 ribu di bawah AS, yang menempati puncak dengan 1.2 juta orang. Lalu ada Spanyol dengan 219 ribu orang, dan Italia dengan 213 orang.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketahui, Syarat Sebelum Melakukan Perjalanan atau Traveling Saat PPKM

    Pemerintah menyesuaikan sejumlah aturan PPKM berlevel, termasuk syarat traveling baik domestik maupun internasional.