Tangkap Pangeran Pembangkang, MBS Mau Amankan Suksesi Raja Saudi

Reporter:
Editor:

Maria Rita Hasugian

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Putra Mahkota Arab Saudi, Mohammed bin Salman. Sumber: Hamad I Mohammed/Reuters/Aljazeera

    Putra Mahkota Arab Saudi, Mohammed bin Salman. Sumber: Hamad I Mohammed/Reuters/Aljazeera

    TEMPO.CO, Jakarta - Putra mahkota Kerajaan Arab Saudi Mohammed bin Salman atau disapa MBS disebut memberi pesan dengan penangkapan sejumlah pangeran keluarga kerajaan yang kerap mengkritik dirinya dan dituding merancang kudeta.

    Menurut empat sumber yang berhubungan dengan keluarga kerajaan kepada Reuters, Mohammed bin Salman memberi pesan agar pangeran pengkritiknya tidak menentangnya untuk naik tahta.

    "Jangan nekad menentang suksesi saya naik tahta."

    Satu sumber itu mengatakan, penahanan para pangeran tersebut sebagai upaya pencegahan guna memastikan bin Salman naik tahta akan mendapat persetujuan dari Dewan Kesetiaan nantinya.

    Target utama penangkapan para pangeran itu adalah adik Raja Salman, Pangeran Ahmed bin Abdulaziz yang menentang bin Salman menjadi putra mahkota pada tahun 2017.

    Pangeran Ahmed, 78 tahun merupakan satu dari 3 anggota Dewan Kesetiaan, satu lembaga dalam kerajaan yang mendukung garis suksesi.

    Pangeran Ahmed ditahan pada hari Jumat lalu bersama dengan pangeran Mohammed bin Nayef, diangkat sebagai putra mahkota dan disingkirkan pada tahun 2017 dan digantikan oleh bin Salman.

    Pangeran Nayef, anak laki-laki pangeran Ahmed dan pangeran Nawaf juga ditangkap.

    Mereka ditahan di beberapa villa kerajaan di Riyadh dan mereka diizinkan menjalin kontak dengan keluarga mereka.

    Di dalam Dewan Kesetiaan sebenarnya ketiganya tidak mendukung bin Salman. Ahmed sudah lebih dahulu ditahan, namun dua lainnya tidak.

    Bin Salman, menurut sumber Reuters, khawatir para pangeran yang berseberangan dengannya akan bergabung dengan pangeran Ahmed dan Mohammed bin Nayef. Sehingga keduanya berpeluang untuk naik takhta.

    "Ini persiapan untuk transfer kekuasaan. Hal ini pesan yang jelas kepada keluarga bahwa tidak seorang pun dapat mengatakan 'Tidak' atau berani menantang dirinya."

    Jika Mohammed bin Salman naik tahta menggantikan ayahnya Raja Salman, maka itu berarti transfer kekuasaan pertama di Arab Saudi sejak kematian pendiri kerajaan, raja Abdulaziz Ibnu Saud pada tahun 1953 yang kemudian digantikan oleh enam putranya berturut-turut.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menimbun Kalori Kue Lebaran, seperti Nastar dan Kastengel

    Dua kue favorit masyarakat Indonesia saat lebaran adalah nastar dan kastangel. Waspada, dua kue itu punya tinggi kalori. Bagaimana kue-kue lain?