Prancis Tolak Mohammed bin Salman Berkunjung ke Rumah Mewahnya

Reporter:
Editor:

Maria Rita Hasugian

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman ditolak Prancis mengunjungi rumah super mewah yang dibelinya, Istana Raja Louis IV. [MIDDLE EAST MONITOR]

    Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman ditolak Prancis mengunjungi rumah super mewah yang dibelinya, Istana Raja Louis IV. [MIDDLE EAST MONITOR]

    TEMPO.CO, Jakarta - Pemerintah Prancis telah menolak permohonan Putra Mahkota Arab Saudi, Mohammed bin Salman untuk berkunjung ke rumah super mewah yang dibelinya seharga US$ 350 juta atau setara dengan Rp 5 triliun beberapa tahun lalu.

    Menurut seorang politikus senior di Prancis, bin Salman ingin menghabiskan waktu di Istana Raja Louis XIV yang dibelinya itu di pinggrian kota Paris.

    Berdasarkan laporan Middle East Monitor, 4 Maret 2020, politikus senior itu mengungkapkan kunjungan bin Salman akan mempermalukan Presiden Emmanuel Macron yang sedang menjalani periode krisis pemerintahannya sehubungan kegagalan proyek-proyek reformasi.

    Selain itu, kunjungan bin Salman akan mengangkat kembali keterlibatan pangeran tersebut dalam pembunuhan sadis jurnalis Arab Saudi, Jamal Khashoggi.

    Isu Arab Saudi emata-matai sejumlah jurnalis, aktivis HAM, dan pengusaha di dunia Arab dan Barat juga masih jernih dalam ingatan media di Prancis.

    Putra Mahkota Arab Saudi itu membeli Istana Raja Louis XIV ketika dia mengkampanyekan pengurangan ketergantungan negara itu terhadap pendapatan dari penjualan minyak dan memangkas pengeluaran pemerintah.

    Istana Raja Louis XIV merupakan rumah termahal di dunia.

    Selain membeli istana super mewah ini, pangeran Mohammed bin Salman juga membeli kapal pesiar mewah sharga US$ 500 juta atau setara Rp 7,2 triliun pada tahun 2016.

    Setahun kemudian anak kesayangan Raja Salman ini membeli lukisan Salvator Mundi karya Leonardo Da Vinci lewat lelang dengan harga US$ 450 juta atau setara Rp 6,4 triliun.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.