Demokrat Sindir Trump karena Malas Baca Terjemahan Film Parasite

Reporter:
Editor:

Eka Yudha Saputra

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Selama pidato kampanye di Colorado Springs, Colorado, 20 Februari 2020, Presiden Donald Trump mengeluhkan film Parasite yang menjadi pemenang Academy Award tahun ini untuk film terbaik, karena ini adalah film Korea Selatan.[CNN]

    Selama pidato kampanye di Colorado Springs, Colorado, 20 Februari 2020, Presiden Donald Trump mengeluhkan film Parasite yang menjadi pemenang Academy Award tahun ini untuk film terbaik, karena ini adalah film Korea Selatan.[CNN]

    TEMPO.CO, Jakarta - Partai Demokrat menyebut Donald Trump malas membaca terjemahan bahasa Inggris setelah Trump mengkritik kemenangan Oscar film Parasite.

    Pada Kamis malam Trump memberikan pidato nasionalistik kultural di hadapan pendukungnya di Colorado. Trump menyerang Academy Award karena memberikan Oscar untuk gambar terbaik kepada Parasite. Alasannya karena satu: Parasite berasal dari Korea Selatan.

    "Betapa buruk Academy Awards tahun ini?" kata presiden, mengangkat tangan ketika kerumunan bersorak di Colorado Springs. "Apakah kalian melihat? Dan pemenangnya adalah film dari Korea Selatan. Apa-apaan itu?," katanya, dilaporkan New York Times, 20 Februari 2020.

    "Kita punya cukup masalah dengan Korea Selatan, dengan perdagangan," katanya. "Selain itu, mereka memberi mereka film terbaik tahun ini? Film itu bagus? Saya tidak tahu."

    Trump mengungkapkan rasa nostalgia untuk film-film Hollywood dari zaman dulu.

    "Mari kita lihat Gone With the Wind. Bisakah Gone With the Wind kembali, tolong?" katanya, memuji saga romantis tahun 1939 yang menceritakan Perang Sipil Amerika. Film ini memenangkan sejumlah Academy Awards, termasuk film terbaik.

    "Begitu banyak film hebat," lanjut Trump. "Pemenangnya dari Korea Selatan. Saya pikir itu film asing terbaik, bukan? Film asing terbaik. Tidak. Apakah ini pernah terjadi sebelumnya?"

    Serangan Trump pada Parasite ditanggapi dari Komite Nasional Demokrat melalui Twitter.

    "Parasite adalah film asing tentang betapa tidak sadar orang superkaya tentang perjuangan kelas pekerja, dan itu membutuhkan dua jam membaca subtitle," tulis komite itu di Twitter. "Tentu saja Trump membencinya (membaca terjemahan)."

    Neon, distributor film independen Parasite di Amerika Serikat, juga menanggapi kritikan Trump, mengutip terjemahan Inggris film tersebut.

    "Dapat dimaklumi. Dia tidak bisa membaca," tulis Neon di Twitter.

    Dalam pidato kampanyenya, Trump juga mengkritik Brad Pitt, yang telah menyinggung sidang pemakzulan Trump di Senat ketika menerima penghargaannya tahun ini untuk aktor pendukung terbaik untuk Once Upon a Time ini Hollywood.

    "Mereka memberi tahu saya bahwa saya hanya punya 45 detik di sini, yang 45 detik lebih banyak dari yang diberikan Senat kepada John Bolton minggu ini," kata Brad Pitt dalam pidatonya.

    Membalas Brad Pitt, Trump mengatakan bahwa dia tidak pernah menjadi penggemar Brad Pitt.

    Kang-ho Song, Hye-jin Jang, Woo-sik Choi, dan So-dam Park dalam film Gisaengchung atau Parasite (2019)

    Film Parasite sendiri adalah film thriller terkenal karya Bong Joon Ho tentang ketegangan kelas yang memuncak di rumah keluarga kaya, dan menjadi film pertama bukan berbahasa Inggris yang memenangkan Academy Award untuk film terbaik dalam sejarah 92 tahun ajang penghargaan.

    Film Parasite juga memenangkan sutradara terbaik, skenario film asli dan fitur internasional, menandai momen kebanggaan bagi banyak orang Asia-Amerika dan titik balik dalam sejarah panjang Academy Award dalam merangkul cerita yang diceritakan oleh pembuat film kulit putih.

    Hollywood dan Academy Awards telah lama menjadi sasaran favorit bagi kaum Republikan yang mengutuk industri film sebagai benteng liberalisme. Dan penghargaan tahun ini menampilkan pidato oleh para selebriti yang menyerang Trump.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cara Memberlakukan Kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar

    Presiden Joko Widodo telah menandatangai PP No 21 Tahun 2020 yang mengatur pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar menghadapi virus corona.