Menlu Amerika Minta NATO Berubah atau Menjadi Usang

Reporter:
Editor:

Budi Riza

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo menghadiri makan siang yang diselenggarakan oleh Menteri Luar Negeri Cina Wang Yi dengan rekan-rekannya dari lima anggota tetap yang memegang hak veto Dewan Keamanan AS di New York, AS, 26 September 2019. [REUTERS / Yana Paskova]

    Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo menghadiri makan siang yang diselenggarakan oleh Menteri Luar Negeri Cina Wang Yi dengan rekan-rekannya dari lima anggota tetap yang memegang hak veto Dewan Keamanan AS di New York, AS, 26 September 2019. [REUTERS / Yana Paskova]

    TEMPO.COBerlin – Menteri Luar Negeri Amerika Serikat, Mike Pompeo, mengatakan Pakta Pertahanan Atlantik Utara atau NATO harus tumbuh dan berkembang jika tidak ingin menjadi usang.

    Pompeo mengatakan ini sehari setelah Presiden Prancis, Emmanuel Macron, mengatakan persekutuan militer ini sedang sekarat.

    “Tujuh puluh tahun. Lembaga ini (NATO) perlu tumbuh dan berubah,” kata Pompeo seperti dilansir Reuters, Sabtu, 9 November 2019.

    Pompeo melanjutkan,”Lembaga ini perlu menghadapi realita hari ini dan tantangan-tantangan hari ini.”

    Menurut dia, ada risiko NATO menjadi tidak efektif atau usang jika negara anggota meyakini bisa mendapatkan manfaat tanpa mendukung NATO dengan sumber daya yang dibutuhkan.

    “Jika mereka tidak memenuhi komitmen mereka,” kata dia.

    Sehari sebelumnya, Macron mengatakan NATO sedang menghadapi masalah karena terjadi perselisihan antara AS dan negara-negara Eropa.

    Macron juga menulis di The Economist bahwa Eropa tidak bisa lagi mengandalkan AS untuk menjadi sekutu NATO.

    Soal ini, Kanselir Jerman, Angela Merkel, menolak anggapan itu dan menyebutnya sebagai sikap yang drastis.

    Sedangkan Sekretaris Jenderal NATO, Jens Stoltenberg, menginginkan adanya proyek bersama yang membangun kesan persatuan di tengah pertumbuhan kekuatan militer Cina.

    Dia juga menyinggung adanya upaya Rusia yang mencoba melemahkan demokrasi Barat lewat serangan siber, kampanye disinformasi, dan operasi siluman.

    NATO berdiri pada 1949 untuk menjadi lembaga pertahanan bersama menghadapi Uni Sovyet. Pakta ini bakal menggelar pertemuan puncak di London, Inggris, pada 4 Desember 2019.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wajah Pemberantasan Rasuah Indonesia di Hari Antikorupsi Sedunia

    Wajah Indonesia dalam upaya pemberantasan rasuah membaik saat Hari Antikorupsi Sedunia 2019. Inilah gelap terang Indeks Persepsi Korupsi di tanah air.