Promosikan Indonesia, KBRI Belgia Resmikan Rumah Budaya

Reporter:
Editor:

Suci Sekarwati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Keenam dari kanan, Duta Besar RI untuk Belgia, Yuri Thamrin, meresmikan Rumah Budaya di Brussel, Belgia. Sumber: dokumen KBRI Brussel, Belgia.

    Keenam dari kanan, Duta Besar RI untuk Belgia, Yuri Thamrin, meresmikan Rumah Budaya di Brussel, Belgia. Sumber: dokumen KBRI Brussel, Belgia.

    TEMPO.CO, Jakarta - Kedutaan Besar RI di Brussel, Belgia, pada Rabu, 11 September 2019, waktu setempat meresmikan Rumah Budaya Indonesia, yang berlokasi di area kantor KBRI Brussel, Belgia. Keberadaan Rumah Budaya Indonesia ini untuk mempromosikan budaya Indonesia.

    "Peresmian Rumah Budaya Indonesia yang dilaksanakan dalam rangka perayaan 70 tahun Hubungan Diplomatik Belgia – Indonesia, diharapkan menjadi langkah konkrit KBRI Brussel dalam membawa hubungan Indonesia dan Belgia semakin bermakna, khususnya dalam memperkuat people to people contact antar kedua negara,” kata Duta Besar Yuri O. Thamrin.

    KBRI Brussel dalam keterangannya menjelaskan, gagasan pendirian Rumah Budaya Indonesia tercetus sejak suksesnya penyelenggaraan Festival Europalia Indonesia pada 2017 – 2018 di Belgia yang diikuti oleh sedikitnya 160 ribu peminat budaya. Besarnya minat masyarakat Belgia terhadap budaya Indonesia pada Festival tersebut menjadi pendorong utama didirikannya Rumah Budaya Indonesia di Brussel.

    Sebagai ibukota Uni Eropa, kota Brussel merupakan kota yang strategis untuk semakin mempromosikan Indonesia dan budaya Indonesia, bukan hanya ke masyarakat Belgia, namun juga kepada masyarakat Uni Eropa.

    Bagian dalam Rumah Budaya Indonesia, yang diresmikan sekaligus untuk memperingati 70 tahun hubungan bilateral Indonesia - Belgia. Sumber: dokumen KRBI Belgia

    Peresmian Rumah Budaya Indonesia berlangsung meriah dengan dihadiri lebih dari 100 undangan yang terdiri dari guru-guru sekolah, perwakilan universitas dan institut seni, kalangan seniman, peminat budaya, masyarakat umum dan kalangan pejabat dari berbagai kementerian di Belgia.

    Rumah Budaya Indonesia menawarkan program-program menarik untuk dimanfaatkan oleh masyarakat Belgia dan Uni Eropa, di antaranya kursus Bahasa Indonesia, kursus menari, kursus bermain musik instrumen tradisional Indonesia seperti gamelan dan kolintang, dan pemutaran film Indonesia. Semua program tersebut gratis.

    Secara periodik, Rumah Budaya Indonesia juga akan menyelenggarakan pameran, program kuliner, dan menerima kunjungan. Sedangkan untuk menjaring animo pengunjung, Rumah Budaya Indonesia memiliki program ‘RBI Goes to School’ dan ‘RBI’s Adoption Program’ serta akan melakukan kunjungan ke sekolah-sekolah di Belgia.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Industri Permainan Digital E-Sport Makin Menggiurkan

    E-Sport mulai beberapa tahun kemarin sudah masuk dalam kategori olahraga yang dipertandingkan secara luas.