Presiden Macron Sebut Negara G7 Sepakat Bantu Hutan Amazon

Reporter:
Editor:

Budi Riza

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Unggahan hutan Amazon yang terbakar di Instagram Lewis Hamilton. Instagram/@Lewishamilton

    Unggahan hutan Amazon yang terbakar di Instagram Lewis Hamilton. Instagram/@Lewishamilton

    TEMPO.COBiarritz – Presiden Prancis, Emmanuel Macron, mengatakan para pemimpin negara peserta KTT G7 sudah semakin dekat membuat kesepakatan untuk membantu menangani hutan Amazon terbakar hebat.

    Kesepakatan itu juga berisi poin mengenai cara memulihkan hutan yang rusak akibat kebakaran.

    “Ada kesepahaman nyata untuk mengatakan: Mari kita semua membantu negara-negara yang terkena kebakaran itu,” kata Macron kepada media di Kota Biarritz, yang menjadi lokasi pertemuan tahunan para pemimpin dari tujuh negara industri terbesar dunia, seperti dilansir Reuters dan dikutip Channel News Asia, Ahad, 25 Agustus 2019.

    Macron menempatkan isu hutan Amazon terbakar hebat ini sebagai darurat global.

    Dia juga mengangkat isu ini dalam diskusi seusai santap malam pada hari pertama pertemuan yaitu Sabtu, 24 Agustus 2019.

    Seorang pejabat Uni Eropa, yang enggan disebut namanya, mengatakan para pemimpin dari negara G7 bersepakat untuk melakukan appaun yang bisa mereka lakukan untuk mengatasi kebakaran hutan ini.

    Kesepakatan ini memberi Macron mandat untuk mengontak semua negara di kawasan hutan Amazon untuk mengetahui apa yang dibutuhkan.

    Tujuh negara anggota G7 adalah Prancis, Inggris, Jerman, Amerika Serikat, Italia, Jepang, dan Kanada. “Ini merupakan bagian termudah dari pembicaraan,” kata pejabat tadi.

    Hutan Amazon mengalami kebakaran dalam skala luas dengan mayoritas berada di negara Brasil. Ini menarik perhatian internasional karena hutan Amazon menyuplai sekitar 20 persen dari total oksigen di Planet Bumi.

    Macron menuding Presiden Brasil, Jair Bolsonaro, tidak melakukan upaya mencukupi untuk melindungi area hutan ini. Dia juga menuding Bolsonaro berbohong mengenai komitmen perlindungan lingkungan.

    Macron mengatakan negara besar dunia harus bersiap untuk membantu reforestasi. Namun, dia mengakui ada perbedaan soal ini.

    “Ada beberapa isu sensitif yang muncul dalam diskusi karena itu tergantung pada negara Amazon,” kata dia sambil menambahkan hutan hujan vital bagi masa depan planet.

    “Sambil menghormati kedaulatan negara, kita harus memiliki tujuan reforestasi dan membantu setiap negara di sana untuk membangun ekonominya,” kata dia soal penanganan hutan Amazon.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menunggu Dobrakan Ahok di Pertamina

    Basuki Tjahaja Purnama akan menempati posisi strategis di Pertamina. Ahok diperkirakan akan menghadapi banyak masalah yang di BUMN itu.