Ambulan Pengantar Pasien Penuhi Keinginan Terakhir

Reporter:
Editor:

Suci Sekarwati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Betty Dowsett, 92 tahun, pasien dengan sakit parah yang ingin melihat pantai untuk terakhir kalinya. sumber: France 24

    Betty Dowsett, 92 tahun, pasien dengan sakit parah yang ingin melihat pantai untuk terakhir kalinya. sumber: France 24

    TEMPO.CO, Jakarta - Pemerintah negara bagian Queensland, Australia, mengumumkan menghibahkan sebuah mobil ambulan yang akan mengantar pasien sakit parah atau sudah tak bisa disembuhkan lagi untuk memenuhi keinginan terakhir mereka. Misalnya, mengunjungi hewan peliharaan mereka, mengunjungi anak-anak, cucu atau mendatangi sebuah museum atau galeri.

    “Memenuhi keinginan terakhir orang-orang akan sangat menantang karena Anda mengirimkan pasien yang tidak lagi bisa berjalan atau duduk di sebuah kursi atau bahkan tabung oksigen yang tak bisa lepas serta alat bantu medis lainnya,” kata Menteri Kesehatan negara bagian Queensland, Steven Miles, seperti dikutip dari asiaone.com, Senin, 29 Juli 2019. 

    Betty Dowsett, 92 tahun, ingin melihat pantai untuk terakhir kalinya. Sumber: Dawn

    Tindakan pemerintah negara bagian Queensland itu rupanya terinspirasi dari kejadian pada 2017 ketika seorang awak ambulan mengantar seorang pasien sekarat ke pantai di sela-sela perjalanan ke rumah sakit. Memandang pantai rupanya keinginan terakhir pasien itu sebelum dipanggil malaikat maut 

    Kejadian ini diabadikan oleh petugas ambulan itu. Dalam foto itu terlihat, petugas tersebut menemani pasien menikmati pemandangan pantai Harvey Bay yang terletak di utara Australia. 

    Langkah yang dilakukan pemerintah negara bagian Queensland itu juga mirip dengan program yang dijalankan oleh Belanda. 

    Miles mengatakan programnya diberi nama Ambulan Permintaan Queensland yang diantaranya akan melatih para relawan, membeli ambulan dan peralatan yang diperlukan untuk mengantarkan para pasien sakit parah memenuhi keinginan terakhir mereka dengan aman dan lancar.      


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perbedaan Pilkada Langsung, Melalui DPRD, dan Asimetris

    Tito Karnavian tengah mengkaji sejumlah pilihan seperti sistem pilkada asimetris merupakan satu dari tiga opsi yang mungkin diterapkan pada 2020.