Hari Air Sedunia, Paus Fransiskus Soroti Krisis Air

Reporter:
Editor:

Eka Yudha Saputra

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Paus Fransiskus memimpin misa Malam Natal di Basilika Santo Petrus di Vatikan, Senin, 24 Desember 2018. REUTERS/Max Rossi

    Paus Fransiskus memimpin misa Malam Natal di Basilika Santo Petrus di Vatikan, Senin, 24 Desember 2018. REUTERS/Max Rossi

    TEMPO.CO, Jakarta - Paus Fransiskus menyoroti orang-orang yang kekurangan air dan akses air sebagai hak fundamental hak asasi manusia dalam pesan Hari Air Sedunia.

    Menurut Vatican News, 23 Maret 2019, Hari Air Sedunia yang jatuh pada 22 Maret, adalah upaya bagaimana untuk menyelesaikan krisis air yang kebanyakan diderita warga miskin di seluruh dunia.

    Dalam peringatan Hari Air Sedunia 2019, Paus berpesan kepada Direktur Jenderal Organisasi Pangan dan Agrikultur PBB, Jose Graziano da Silva.

    Baca: Hari Air Sedunia, 40 Persen Warga DKI Belum Dapat Air Bersih

    "Air adalah aset penting untuk keseimbangan ekosistem dan kelangsungan hidup manusia, dan itu harus dikelola dan dirawat sehingga tidak tercemar atau hilang," katanya.

    Paus mencatat bagaimana kekeringan dan kekeringan menyebar ke daerah-daerah baru, yang menyebabkan kurangnya air minum untuk semakin banyak orang.

    "Akses ke air ini adalah hak asasi manusia yang mendasar," katanya.

    Tema untuk Hari Air Sedunia 2019 adalah "Leaving no one behind".

    Baca: Hari Air Sedunia, 4 Sungai Tangerang Tercemar Limbah Industri

    "Tidak meninggalkan siapa pun di belakang", katanya, adalah melibatkan menjaga struktur air dan berinvestasi di masa depan, mendidik generasi baru untuk penggunaan dan perawatan air.

    Dalam pesan Hari Air Seduni ini, Paus Fransiskus juga mengatakan generasi muda perlu untuk menghargai dan mempertahankan akses ke air, mengatakan upaya harus dimulai dengan meningkatkan kesadaran di antara mereka yang menderita akibat perubahan iklim.

    Paus Fransiskus mengakhiri pesan Hari Air Sedunia dengan kutipan dari Santo Fransiskus dari Assisi, yang mengatakan "Semoga air, yang sangat berguna, rendah hati, berharga, dan suci melayani untuk menopang dan bermanfaat bagi kita dan generasi mendatang."


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Demo Revisi UU KPK Berujung Rusuh, Ada 1.365 Orang Ditangkap

    Demonstrasi di DPR soal Revisi UU KPK pada September 2019 dilakukan mahasiswa, buruh, dan pelajar. Dari 1.365 orang yang ditangkapi, 179 ditahan.