Perang Dagang, Trump Yakin Sudah Buat Kemajuan dengan Cina

Presiden AS Donald Trump dan Presiden Cina Xi Jinping berjabat tangan saat makan malam di Mar-a-Lago, April 6, 2017, in Palm Beach, Florida.

TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Amerika Serikat, Donald Trump mengklaim kesepakatan untuk mengakhiri perang dagang antara Cina dan Amerika Serikat telah mengalami perkembangan signifikan yang bagus. Hal itu dipastikan setelah Trump dan Presiden Cina Xi Jinping bertelepon.

Bagi Trump, perkembangan positif dalam upaya mengakhiri perang dagang antara Cina dan Amerika Serikat adalah senjata untuk memenangkan hati Partai Demokrat yang sangat ingin Washington meningkatkan hubungan dengan Cina. Tahun 2018 merupakan momen dimana Amerika Serikat dan Cina semakin sengit melancarkan perang dagang.

Baca: Perang Dagang Cina - Amerika Bisa Berdampak ke Seluruh Bisnis

Perang dagang antar kedua negara telah menggoyangkan pasar keuangan dunia, dimana Cina dan Amerika Serikat sama-sama saling menaikkan tarif masuknya barang-barang.

"Saya baru saja melakukan pembicaraan sangat baik dengan Presiden Cina, Kesepakatan berjalan sesuai rencana. Keputusan ini akan sangat komprehensif, mencakup seluruh subjek, area dan poin-poin yang dipersengketakan. Kemajuan besar sedang dibuat," kata Trump, seperti dikutip dari rte.ie, Minggu, 30 Desember 2018.

Baca: Perang Dagang, Cina Siap Dialog dengan Amerika Serikat

Presiden Donald Trump dan Presiden Cina Xi Jinping, saat acara bertemu dengan pemimpin bisnis di Beijing, Cina, 9 November 2017. REUTERS/Damir Sagolj

Trump dan Xi sebelumnya sudah sepakat untuk melakukan gencatan senjata dalam perang dagang ini. Hal ini ditandai dengan penangguhan pemberlakuan kenaikan tarif impor barang selama 90 hari per 1 Desember 2018. Selama 90 hari itu, kedua negara melakukan negosiasi untuk mencapai kata sepakat guna mengakhiri perang dagang yang telah membuat hubungan bilateral kedua negara diselimuti ketegangan.

Kantor berita Xinhua mewartakan Presiden Xi telah membentuk dua tim yang terdiri dari perwakilan masing-masing negara yang bertugas menerapkan sebuah konsensus untuk mendapatkan persetujuan Presiden Trump.

"Saya harap kedua tim bisa saling bertemu dan memenuhi target, bekerja keras dan fokus mencapai kata sepakat yang bukan hanya menguntungkan dua negara tetapi juga seluruh dunia," kata Presiden Xi.

Amerika Serikat saat ini sedang mengalami shutdown yang dimulai sejak 22 Desember 2018. Kondisi ini telah mendesak Presiden Trump urung pulang kampung ke Florida untuk libur akhir tahun.

Trump sedang menunggu Partai Demokrat datang ke Gedung Putih dan membuat kesepakatan dengannya terkait anggaran pengeluaran untuk membangun tembok perbatasan Amerika Serikat - Meksiko. Trump mengatakan telah meningkatkan hubungan dengan Cina untuk mengakhiri perang dagang, suatu hal yang sangat diinginkan Partai Demokrat.






Dampak Garis Kemiskinan Bank Dunia Direvisi, Jumlah Penduduk Miskin Indonesia dan Cina Melesat

1 hari lalu

Dampak Garis Kemiskinan Bank Dunia Direvisi, Jumlah Penduduk Miskin Indonesia dan Cina Melesat

Bank Dunia (World Bank) mengubah standar garis kemiskinan baru yang mengacu pada aturan purchasing power parities (PPP) 2017.


Mike Pompeo Kasih Saran Amerika soal Cina

3 hari lalu

Mike Pompeo Kasih Saran Amerika soal Cina

Mike Pompeo memberikan masukan ke Amerika soal bagaimana menghadapi Cina.


Investor Cina Disebut Tertarik Bangung Industri Hilirisasi Timah di Bangka Belitung

3 hari lalu

Investor Cina Disebut Tertarik Bangung Industri Hilirisasi Timah di Bangka Belitung

Ridwan menuturkan Indonesia adalah penghasil timah terbesar kedua di dunia. Dua investor asal Cina meliriknya.


Kamala Harris dan Perdana Menteri Jepang Mengecam Sikap Cina ke Taiwan

5 hari lalu

Kamala Harris dan Perdana Menteri Jepang Mengecam Sikap Cina ke Taiwan

Kamala Harris dan Perdana Menteri Jepang mengutuk tindakan Cina di Selat Taiwan dan menegaskan kembali pentingnya menjaga perdamaian dan stabilitas di Selat Taiwan.


Pacuan Teknologi Bom versus Bunker Iran dan Amerika

5 hari lalu

Pacuan Teknologi Bom versus Bunker Iran dan Amerika

Beton yang semakin kuat memaksa bom-bom bunker buster semakin dahsyat. Saat ini beton yang menang?


Geger Rumor Presiden Cina Xi Jinping Dikudeta

6 hari lalu

Geger Rumor Presiden Cina Xi Jinping Dikudeta

Presiden Cina Xi Jinping trending di Twitter kalau dia dikenai tahanan rumah dan dikudeta militer. Sejauh ini, kabar tersebut belum terkonfirmasi.


BI Perkirakan Ekonomi Global Tahun Depan Anjlok, Hanya Cina yang Cerah

9 hari lalu

BI Perkirakan Ekonomi Global Tahun Depan Anjlok, Hanya Cina yang Cerah

BI memprediksi ekonomi global tahun depan turun jadi 2,7 persen, bahkan 2,6 persen.


OnePlus 11 Pro Dikabarkan Calon Pengguna Snapdragon 8 Gen 2, RAM 16 GB

9 hari lalu

OnePlus 11 Pro Dikabarkan Calon Pengguna Snapdragon 8 Gen 2, RAM 16 GB

Berikut bocoran spesifikasi ponsel flagship dari Cina, OnePlus 11 Pro, ini selengkapnya.


Akan Rilis 26 September, vivo X Fold+ Usung Spiritual dan Simbol Peradaban Cina

9 hari lalu

Akan Rilis 26 September, vivo X Fold+ Usung Spiritual dan Simbol Peradaban Cina

Tanda plus di vivo X Fold+ diartikan sebagai lebih kuat lagi.


Data Misi Mars Cina Ungkap Bukti Keberadaan Laut Purba

10 hari lalu

Data Misi Mars Cina Ungkap Bukti Keberadaan Laut Purba

CNSA telah mengumumkan pengorbit dan penjelajah Mars telah mengirim kembali data mentah 1.480 gigabyte.