Tahun Ini, Angka Kelahiran Jepang Catat Rekor Terendah Sejak 1899

Reporter:
Editor:

Eka Yudha Saputra

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bangsal kelahiran di Jepang.[Asian Nikkei Review]

    Bangsal kelahiran di Jepang.[Asian Nikkei Review]

    TEMPO.CO, Jakarta - Angka kelahiran Jepang tahun ini menjadi yang terendah sejak pertama kali sensus dilakukan pada 1899.

    Menurut laporan Japan Today, yang dikutip pada 22 Desember 2018, tahun ini kelahiran di Jepang sekitar 921 ribu, turun 25 ribu pada tahun sebelumnya, berdasarkan angka Kementerian Kesehatan, Ketenagakerjaan dan Kesehatan Jepang.

    Baca: Akita, Prefektur dengan Tingkat Kelahiran Terendah di Jepang

    Sementara angka kematian berkisar 1,37 juta, angka kematian tertinggi pasca-Perang Dunia II. Ini membuat populasi Jepang semakin menyusut 448 ribu dan menjadi penyusutan populasi terbesar.

    Selisih kematian dan kelahiran mempersulit pemerintah untuk menambah indikator tingkat kesuburan sampai 1,8 pada akhir fiskal 2025.

    Perempuan lanjut usia berjalan di Akita, Prefektur Akita, di Jepang utara, 23 Juni 2018.[REUTERS/Kiyoshi Takenaka]

    Total tingkat kesuburan adalah ukuran dari rata-rata jumlah anak yang diharapkan dilahirkan dari satu perempuan, disesuaikan dengan profil usia populasi perempuan dan tingkat kesuburan spesifik usia. Indikator tingkat kesuburan dilaporkan 1,43 pada 2017 dan 1,44 pada 2016.

    Baca: Populasi Jepang Menyusut, Banyak Rumah Kosong Ditawarkan Gratis

    Perdana Menteri Shinzo Abe telah berjanji untuk menekan penurunan populasi dengan meningkatkan kesejahteraan anak dan pendidikan.

    Puncak penurunan populasi Jepang dimulai pada 2008. Menurut laporan Japan Times, total populasi pada 2017 sekitar 126,7 juta jiwa, sejak 2010 Jepang kehilangan 1,7 juta jiwa.

    Baca: Kenapa Jumlah Anak-anak di Jepang Menurun? 

    Menurut Population projection for Japan: 2016 to 2065, sebuah riset yang dilakukan oleh National Institute of Population and Social Security Research, populasi Jepang pada 2065 diprediksi hanya 88,1 juta jiwa, hampir dua per tiga dari jumlah populasi saat ini.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lolos ke Piala Eropa 2020, Ronaldo dan Kane Bikin Rekor

    Sejumlah 20 negara sudah memastikan diri mengikuti turnamen empat tahunan Piala Eropa 2020. Ada beberapa catatan menarik.