Kamis, 22 November 2018

Bagian Tubuh Jamal Khashoggi Ditaruh Dalam 5 Koper, Lalu...

Reporter:
Editor:

Maria Rita Hasugian

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Jamal Kashoggi. [Gulf Times]

    Jamal Kashoggi. [Gulf Times]

    TEMPO.CO, Jakarta - Bagian tubuh Jamal Khashoggi hasil mutilasi dimasukkan dalam lima koper untuk kemudian dibawa para tersangka pembunuhnya ke rumah konsuler jenderal Arab Saudi di Istanbul, Turki. 

    Surat kabar pro pemerintah Turki Daily Sabah yang dikutip Al Jazeera menyatakan jasad Khashoggi yang ditaruh dalam koper untuk dibuang, meskipun tidak diketahui bagaimana hal itu dilakukan. 

    Baca: Jamal Khashoggi Tewas, Sejumlah Kejanggalan Terungkap

    "Ini pertanyaan besar. Tak satupun tahu dimana jasad tersebut," kata jurnalis Al Jazeera, Andrew Simmons yang meliput di Turki. 

    Sementara rekaman CCTV menunjukkan tiga orang bepergian dengan sejumlah kendaraan dari konsulat ke rumah tinggal konsul jenderal Arab Saudi yang berjarak sekitar 200 meter. setelah Khashoggi dibunuh pada 2 Oktober 2018.

    Baca: Mohammed bin Salman Sebut Jamal Khashoggi Islamis Berbahaya

    Kurang dari dua jam kemudian, Maher Abdulaziz Mutreb yang merupakan pembantu putra mahkota Arab Saudi, Mohammed bin Salman atau disapa MBS terlihat meninggalkan rumah konsuler Arab Saudi. 

    Simmons melanjutkan "Seorang pejabat Turki dilaporkan mengatakan bahwa ada cairan asam yang digunakan untuk menghilangkan jasad; ada laporan lain bahwa sumur di taman kediaman konsul jenderal digunakan untuk membuang jasad, tidak jelas," tambahnya.

    Baca: Jamal Khashoggi Tewas, 3 Perwira Militer Saudi Diduga Terlibat

    Maher Mutreb, Salah Tubeigy sebagai ahli forensik, dan Thaar al-Harbi adalah tiga tokoh kunci dari 15 anggota tim pembunuh yang dilaporkan terlibat dalam mutilasi tubuh Khashoggi lalu menghilangkannya dari lokasi pembunuhan.

    Simmons mengatakan bahwa Mutreb, seorang pejabat intelijen senior memimpin operasi, sementara Tubeigy memiliki pengalaman dalam bidang patologi forensik.

    Dengan penyelidikan bersama antara Turki dan Saudi atas kematian jurnalis kawakan Arab Saudi, JamalKhashoggi membuat sedikit kemajuanl karena Erdogan pekan lalu menyerukan Arab Saudi untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan mengenai pembunuhan Khashoggi.

    ALJAZEERA | REUTERS | MIS FRANSISKA DEWI 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Komposisi Utang Merpati Nusantara Airlines

    Asa bisnis Merpati Nusantara Airlines mengembang menyusul putusan Pengadilan Niaga Surabaya yang mengabulkan penundaan kewajiban pembayaran utang.