Rabu, 21 November 2018

3 Aksi Mogok Kerja Petugas Bandara Berdampak Fatal

Reporter:
Editor:

Suci Sekarwati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bandara Brussels membatalkan 184 penerbangan setelah petugas pengatur bagasi melakukan aksi mogok kerja. Sumber: REUTERS/Yves Herman

    Bandara Brussels membatalkan 184 penerbangan setelah petugas pengatur bagasi melakukan aksi mogok kerja. Sumber: REUTERS/Yves Herman

    TEMPO.CO, Jakarta - Mogok kerja yang dilakukan petugas pengelola bagasi di Bandara Brussels, Belgia, pada Jumat, 26 Oktober 2018, telah berdampak fatal. Sekitar 184 penerbangan terpaksa dibatalkan dan sekitar 300 penumpang terlantar di bandara.

    Mogok kerja ini dilakukan karena karyawan memprotes tingginya beban pekerjaan dan stres akibat kekurangan karyawan.

    Aksi mogok kerja yang dilakukan petugas bandara bukan kali ini terjadi. Sepanjang di 2018, setidaknya ada tiga aksi mogok kerja yang terjadi.

    Baca: Aksi Mogok Kerja, 184 Penerbangan di Bandara Brussels Dibatalkan

    1. Mogok kerja pilot dan serikat buruh kabin di Belgia.
    Dikutip dari buyingbusinesstravel.com pada Sabtu, 27 Oktober 2018, maskapai Ryanair akhirnya membuat sejumlah kesepakatan dengan pilot dan serikat buruh kabin setelah dilakukan serangkaian aksi mogok kerja.

    Pada Jumat, 19 Oktober 2018, serikat buruh mengancam akan melanjutkan mogok kerja selama beberapa hari ke depan jika Ryanair tidak memenuhi tuntutan mereka. Pilot dan awak kabin menuntut agar Ryanair mengubah praktik status karyawan kontrak.

    Mogok Kerja berakhir setelah Ryanair mengumumkan telah menandatangani kesepakatan kerja kolektif dengan beberapa serikat buruh yang memungkinkan para pilot dan awak kabin di Belgia bekerja sesuai undang-undang buruh.

    Baca: Pekerja Katering Bandara Soetta Mogok Kerja

    2. Mogok kerja petugas air-traffic control di Prancis
    Pada Mei 2018, rarusan penerbangan terpaksa dibatalkan karena para petugas air-traffic control atau ATC di Prancis melakukan mogok kerja. Aksi ini dilakukan selama tiga hari atas nama mempertahankan layanan publik.

    Dikutip dari independent.co.uk pada Sabtu, 27 Okotber 2018, para petugas ATC di Prancis mengendalikan lalu lintas penerbangan terbanyak dibanding negara-negara Eropa lainnya karena banyak pesawat yang transit di negara ini. Walhasil, kapasitas ATC ditentukan oleh jumlah ketersediaan staf.

    3. Mogok kerja petugas bandara di Spanyol
    Dikutip dari express.co.uk, penerbangan di Spanyol pada Oktober 2018 akan secara serius terganggu oleh aksi mogok kerja yang dilakukan oleh petugas bandara di seluruh Spanyol. Aksi ini dipicu oleh masalah gaji dan kondisi kerja.

    Sekitar 60 ribu petugas bandara di penjuru Spanyol kompak melakukan aksi mogok kerja. Kondisi ini menjadi pukulan telak bagi pengusaha biro perjalanan di Negeri Matador. Mogok kerja juga berdampak pada seluruh maskapai yang beroperasi di bandara-bandara di Spanyol.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Empat Sisi Gelap Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman

    Kasus pembunuhan Jamal Khasoggi yang diduga dilakukan oleh Kerajaan Arab Saudi membuat dunia menyorot empat sisi gelap Mohammed bin Salman.