Negara G7 Akan Hukum Pihak yang Terlibat Kasus Jamal Khashoggi

Reporter:
Editor:

Eka Yudha Saputra

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang demonstran memegang gambar Jamal Khashoggi saat protes di depan konsulat Arab Saudi di Istanbul [Osman Orsal / Reuters]

    Seorang demonstran memegang gambar Jamal Khashoggi saat protes di depan konsulat Arab Saudi di Istanbul [Osman Orsal / Reuters]

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri luar negeri negara-negara anggota G7 menyerukan agar menghukum semua orang yang bertanggung jawab atas hilangnya jurnalis Arab Saudi, Jamal Khashoggi di Istanbul.

    "Kami masih sangat terganggu oleh hilangnya jurnalis Saudi terkemuka, Jamal Khashoggi. Mereka yang bertanggung jawab atas kehilangannya harus dimintai pertanggungjawaban. Kami mendorong kolaborasi Turki-Saudi dan menantikan Kerajaan Arab Saudi melakukan penyelidikan yang menyeluruh, kredibel, transparan, dan cepat, seperti yang diumumkan," kata pernyataan bersama para menlu G7, seperti dilaporkan dari Sputniknews, 17 Oktober 2018.

    Baca: Proses Mutilasi Jamal Khashoggi Berlangsung Selama 7 Menit

    Para menteri luar negeri G7 serta kepala kebijakan luar negeri Uni Eropa, Federica Mogherini, juga menegaskan komitmen mereka untuk melindungi kebebasan berekspresi dan kebebasan pers.

    Federica Mogherini. REUTERS

    Sementara juru bicara kebijakan luar negeri partai Konservatif Jerman, Juergen Hard, menyatakan Eropa mungkin perlu mengubah hubungannya dengan Arab Saudi, tergantung pada hasil penyelidikan atas hilangnya jurnalis Jamal Khashoggi.

    "Kami memiliki gambaran yang sangat ambivalen tentang Arab Saudi, terutama dengan apa yang telah terjadi dalam kasus Khashoggi dalam beberapa hari terakhir, dan apa yang muncul dalam beberapa hari mendatang akan melengkapi gambaran tersebut. Eropa mungkin perlu mengoreksi kebijakannya terhadap Arab Saudi," tegas Juergen Hardt, juru bicara kebijakan luar negeri untuk konservatif Angela Merkel, dikutip dari Reuters.

    Baca: Ahli Forensik Arab Saudi Mutilasi Jurnalis Jamal Khashoggi

    "Kita perlu menggunakan daya ungkit ekonomi kita sehingga Arab Saudi tetap berada di jalur stabilitas di kawasan itu," tambahnya.

    Jamal Khashoggi. Middle East Monitor/Handout via REUTERS

    Dia mengatakan terlalu dini untuk membuat proposal konkret untuk perubahan kebijakan dan tidak ada rencana untuk sanksi terhadap Arab Saudi.

    Khashoggi, seorang kolumnis Washington Post, hilang pada tanggal 2 Oktober. Dia terakhir terlihat memasuki konsulat Arab Saudi di Istanbul ketika mengurus berkas yang dibutuhkan untuk menikah.

    Baca: Tersangka Kasus Jamal Khashoggi Orang Dekat Mohammed bin Salman

    Otoritas Turki menduga Khashoggi dibunuh di dalam gedung konsulat, sementara pemerintah Arab Saudi membantah terlibat dan mengklaim bahwa Khashoggi menghilang setelah dia meninggalkan konsulat.

    Konsul Jenderal Arab Saudi di Istanbul, Mohammad Otaibi, telah meninggalkan Turki menuju Riyadh di tengah misteri hilangnya Jamal Khashoggi.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Negara-negera yang Sudah Melakukan Vaksinasi Anak di Bawah 12 Tahun

    Di Indonesia, vaksin Covid-19 baru diberikan ke anak usia 12 tahun ke atas. Namun beberapa negara mulai melakukan vaksinasi anak di bawah 12 tahun.