Minggu, 16 Desember 2018

Taylor Swift ke Demokrat, Trump: Saya Jadi Kurang Suka Musiknya

Reporter:
Editor:

Eka Yudha Saputra

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Musisi dunia Taylor Swift berhasil meraih piala dalam kategori Tour of the Year di ajang American Music Awards di Los Angeles, California, Amerika Serikat, 9 Oktober 2018. REUTERS/Mario Anzuoni

    Musisi dunia Taylor Swift berhasil meraih piala dalam kategori Tour of the Year di ajang American Music Awards di Los Angeles, California, Amerika Serikat, 9 Oktober 2018. REUTERS/Mario Anzuoni

    TEMPO.CO, Jakarta - Keputusan Taylor Swift untuk mendukung kandidat Kongres dari Partai Demokrat ditanggapi oleh Presiden Donald Trump.

    Taylor Swift, bintang pop berusia 28 tahun, sebelumnya tidak terlalu vokal seperti rekannya Katy Perry dan Beyonce untuk ikut campur dalam politik.

    Namun Taylor Swift pada Minggu 9 Oktober mengunggah tulisan kepada 112 juta pengikut Instagramnya bahwa dia akan memilih dua kandidat Demokrat di Tennessee dalam pemilihan paruh waktu kongres AS pada 6 November.

    Baca: Taylor Swift Dukung Demokrat di Pemilu, Pendaftar Muda Melonjak

    "Di masa lalu saya enggan untuk secara terbuka menyuarakan pendapat politik saya, tetapi karena beberapa peristiwa dalam kehidupan saya dan di dunia dalam dua tahun terakhir, saya merasa sangat berbeda tentang itu sekarang," tulis Swift di Instagramnya, seperti dilaporkan Reuters, 10 Oktober 2018.

    "Apa yang dia katakan?" saat Trump ditanya tentang komentar Swift soal politik Tennessee.

    Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, sedang berkampanye di Billings, Montana, pada Kamis, 6 September 2018, mendesak pendukungnya untuk mencoblos pada pemilu tengah pada November 2018 agar dia tidak terkena pemakzulan. AP via Chicago Tribune

    Setelah diberitahu Swift mengumumkan tidak mendukung Blackburn dari Republik dan mendukung Bredesen dari Demokrat, Trump menawarkan pujian cepat untuk Blackburn, yang katanya melakukan pekerjaan yang sangat baik di Tennesse, kemudian mengomentari soal Taylor Swift

    Baca: Taylor Swift Ubah Haluan, Dulu Dukung Republik, Kini Demokrat

    "Saya yakin Taylor Swift tidak punya apa-apa atau tidak tahu apa-apa tentang dia (Blackurn)," kata Trump.

    "Katakanlah saya suka musik Taylor sekitar 25 persen lebih sedikit sekarang, oke?," lanjut Trump, seperti dilansir dari CNN.

    Sebelum dia terpilih pada 2016, Trump berbicara hangat tentang Taylor Swift. Pada kesempatan terpisah di Twitter pada tahun 2012 ia menyebutnya "fantastis" dan "luar biasa".

     
     
     
    View this post on Instagram
     
     

    I’m writing this post about the upcoming midterm elections on November 6th, in which I’ll be voting in the state of Tennessee. In the past I’ve been reluctant to publicly voice my political opinions, but due to several events in my life and in the world in the past two years, I feel very differently about that now. I always have and always will cast my vote based on which candidate will protect and fight for the human rights I believe we all deserve in this country. I believe in the fight for LGBTQ rights, and that any form of discrimination based on sexual orientation or gender is WRONG. I believe that the systemic racism we still see in this country towards people of color is terrifying, sickening and prevalent. I cannot vote for someone who will not be willing to fight for dignity for ALL Americans, no matter their skin color, gender or who they love. Running for Senate in the state of Tennessee is a woman named Marsha Blackburn. As much as I have in the past and would like to continue voting for women in office, I cannot support Marsha Blackburn. Her voting record in Congress appalls and terrifies me. She voted against equal pay for women. She voted against the Reauthorization of the Violence Against Women Act, which attempts to protect women from domestic violence, stalking, and date rape. She believes businesses have a right to refuse service to gay couples. She also believes they should not have the right to marry. These are not MY Tennessee values. I will be voting for Phil Bredesen for Senate and Jim Cooper for House of Representatives. Please, please educate yourself on the candidates running in your state and vote based on who most closely represents your values. For a lot of us, we may never find a candidate or party with whom we agree 100% on every issue, but we have to vote anyway. So many intelligent, thoughtful, self-possessed people have turned 18 in the past two years and now have the right and privilege to make their vote count. But first you need to register, which is quick and easy to do. October 9th is the LAST DAY to register to vote in the state of TN. Go to vote.org and you can find all the info. Happy Voting!

    A post shared by Taylor Swift (@taylorswift) on

    Penyanyi "Speak Now" mengatakan di unggahan Instagram-nya bahwa dia adalah pendukung hak-hak LGBT dan hak-hak perempuan serta menentang rasisme.

    "Saya tidak dapat memilih seseorang yang tidak akan mau berjuang untuk martabat bagi SEMUA orang Amerika, tidak peduli warna kulit mereka, jenis kelamin atau siapa yang mereka cintai," tulis Swift dan menegaskan dia akan memilih calon Demokrat Phil Bredesen untuk Senat AS dan Jim Cooper untuk Dewan Perwakilan Rakyat.

    Baca: Taylor Swift Juga Tertarik Politik, Ini Buktinya

    Bredesen, mantan gubernur Tennessee, bersaing dengan calon Republik Marsha Blackburn untuk kursi Senat.

    Unggahan Instagram Taylor Swift mendapat 1,5 juta "suka". Tapi unggahan Taylor Swift membuat marah banyak kalangan konservatif, yang mayoritas dari kalangan Republik pendukung Donald Trump, terutama mereka yang ada di komunitas musik country di mana Taylor Swift memulai karirnya sebagai remaja dan kemudian memenangkan 10 Grammy.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Serunya Adu Cuit Pendukung Jokowi Versus Prabowo di Jagat Twitter

    Di Twitter, perang cuit antara pendukung Jokowi - Ma'ruf Amin dengan Prabowo - Sandiaga tak kalah seru dengan "perat darat".