5 Petugas Pajak Cina Terkena Sanksi Soal Aktris Fan Bingbing

Reporter

Editor

Budi Riza

Fan Bingbing tampil cantik saat menghadiri penayangan perdana film "I Am Not Madame Bovary" di ajang Toronto International Film Festival (TIFF) di Toronto, 8 September 2016. REUTERS

TEMPO.CO, Beijing – Sejumlah pejabat di biro pajak Kota Wuxi, Cina, mendapat hukuman karena melakukan tindakan keliru terkait penghindaran pajak oleh aktris populer Cina, Fan Bingbing.

Baca: 

Mangkir Bayar PajakFan Bingbing Minta Maaf Lewat Akun Medsosnya

Media pemerintah Cina, Xinhua, melansir lima orang petugas pajak mendapat sanksi disiplin, termasuk kepala biro pajak di Kota Wuxi, yang menjadi lokasi kantor perusahaan milik Fan berbasis.

“Kantor pajak negara telah menginstruksikan kantor pajak Provinsi Jiangsu untuk meminta tanggung jawab kepada semua pejabat yang terlibat dalam manajemen pajak perusahaan Fan,” begitu dilansir Xinhua seperti dikutip Channel News Asia pada Senin, 8 Oktober 2018 waktu setempat.

Pemerintah Cina telah meluncurkan upaya untuk meregulasi perpajakan di industri filim dan televisi. Kampanye perpajakan ini ditujukan untuk menyasar berbagai pelanggaran dan pengabaian oleh para petugas pajak di lapangan.

Video:

Artis Terkaya Fan Bingbing Didenda atas Penggelapan Pajak

Aktris Fan, yang bermain di film Iron Man dan X-Men:Days of Future Past,   dituding pada Mei 2018 telah menerima pembayaran tersembunyi dengan menyetujui kontrak film “yin-yang”. Ini artinya dia menerima bayaran dalam jumlah tertentu tapi mengakui jumlah yang lebih kecil kepada otoritas perpajakan Cina.

Fan menerima temuan ini dan mengakui telah bersalah. Kantor pajak Cina mengenakan sanksi, denda dan penalti sebesar US$129 juta atau sektiar Rp2 triliun.

Baca:

Fan Bingbing Kena Denda 500 Juta RMB Atas Pelanggaran Pajak

Aktris berusia 36 tahun ini telah menjadi nama beken di Cina berkat aktingnya termasuk kerja sama di beberapa film Hollywood.

Pada 2017, nama Fan Bingbing menempati daftar teratas selebritas Cina dengan pendapat terbanyak yaitu sekitar US$43 juta atau sekitar Rp65 miliar.

Fan menjadi pemberitaan media setelah dikabarkan menghilang pada Mei 2018 dan tidak muncul di jejaring sosial miliknya. Padahal, Fan dikenal sebagai pengguna jejaring sosial aktif. Saat itu, ada tudingan perusahaan film milik Fan telah menghindari pajak, yang kemudian dibantah.

Raibnya Fan membuat munculnya kabar dia telah ditangkap otoritas Cina, yang sedang gencar-gencarnya menangkapi koruptor di Cina termasuk para penggelap pajak.

Baca:

 

Baru-baru ini, Presiden Interpol, Meng Hongwei, ditahan otoritas dengan tudingan menerima suap. Dia merupakan Deputi Menteri Kementerian Keamanan Publik Cina. Reuters melansir, Hongwei menghilang setelah berangkat dari kantornya di Paris, Perancis, ke Cina pada akhir September 2018. Sumber di media SCMP melansir Honngwei ditangkap karena diduga terlibat melanggar disiplin, yang merupakan konotasi untuk korupsi bagi pejabat Cina.






Analis Perkirakan Dolar Menguat dalam Beberapa Bulan Mendatang, karena...

2 hari lalu

Analis Perkirakan Dolar Menguat dalam Beberapa Bulan Mendatang, karena...

Di tengah menguatnya indeks dolar, mata uang rupiah ditutup melemah 75 poin dalam perdagangan Senin sore, 3 Oktober 2022.


Anies Baswedan Bicara Soal Ketidakadilan di Depan Para Petinggi Pemuda Pancasila

3 hari lalu

Anies Baswedan Bicara Soal Ketidakadilan di Depan Para Petinggi Pemuda Pancasila

Anies Baswedan bicara tentang kebijakan penghapusan pajak PBB agar warganya tak terusir dari Jakarta karena pajak yang tinggi.


Dampak Garis Kemiskinan Bank Dunia Direvisi, Jumlah Penduduk Miskin Indonesia dan Cina Melesat

4 hari lalu

Dampak Garis Kemiskinan Bank Dunia Direvisi, Jumlah Penduduk Miskin Indonesia dan Cina Melesat

Bank Dunia (World Bank) mengubah standar garis kemiskinan baru yang mengacu pada aturan purchasing power parities (PPP) 2017.


DPR Sahkan RUU APBN 2023 Jadi Undang-undang, Bagaimana Postur Makro Ekonominya?

6 hari lalu

DPR Sahkan RUU APBN 2023 Jadi Undang-undang, Bagaimana Postur Makro Ekonominya?

Rapat paripurna DPR RI menyetujui Rancangan Undang-undang APBN 2023 menjadi undang-undang.


Jokowi Sebut RI Hadapi Tantangan Berat Ekonomi Global: Bukan Barang Gampang, Tapi...

6 hari lalu

Jokowi Sebut RI Hadapi Tantangan Berat Ekonomi Global: Bukan Barang Gampang, Tapi...

Presiden Joko Widodo atau Jokowi menilai saat ini Indonesia menghadapi tantangan perekonomian global yang cukup sulit.


Mike Pompeo Kasih Saran Amerika soal Cina

6 hari lalu

Mike Pompeo Kasih Saran Amerika soal Cina

Mike Pompeo memberikan masukan ke Amerika soal bagaimana menghadapi Cina.


Investor Cina Disebut Tertarik Bangung Industri Hilirisasi Timah di Bangka Belitung

7 hari lalu

Investor Cina Disebut Tertarik Bangung Industri Hilirisasi Timah di Bangka Belitung

Ridwan menuturkan Indonesia adalah penghasil timah terbesar kedua di dunia. Dua investor asal Cina meliriknya.


Jokowi Kesal Kekayaan Aspal di Buton Melimpah, tapi Malah Impor 5 Juta Ton per Tahun

8 hari lalu

Jokowi Kesal Kekayaan Aspal di Buton Melimpah, tapi Malah Impor 5 Juta Ton per Tahun

"Di sini (Buton) produksi malah tidak dijalankan, impor (aspal) terus," kata Jokowi dalam tayangan yang disiarkan Sekretariat Presiden.


Kamala Harris dan Perdana Menteri Jepang Mengecam Sikap Cina ke Taiwan

8 hari lalu

Kamala Harris dan Perdana Menteri Jepang Mengecam Sikap Cina ke Taiwan

Kamala Harris dan Perdana Menteri Jepang mengutuk tindakan Cina di Selat Taiwan dan menegaskan kembali pentingnya menjaga perdamaian dan stabilitas di Selat Taiwan.


Sri Mulyani Kantongi Rp 126,75 Miliar dari Pajak Kripto hingga Agustus

8 hari lalu

Sri Mulyani Kantongi Rp 126,75 Miliar dari Pajak Kripto hingga Agustus

Sri Mulyani juga terhitung telah mengumpulkan pajak pinjol Rp 107,25 miliar hingga Agustus--terhitung sejak Mei.