Rabu, 26 September 2018

4 Badai Mematikan yang Melanda Amerika Serikat

Reporter:
Editor:

Eka Yudha Saputra

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Foto kombinasi yang menunjukan kawasan Ninth Ward, New Orleans yang terendam banjir akibat badai Katrina (kiri) dan foto ditempat yang sama setelah satu dekade pada 29 Juli 2015. Sebelum Katrina, Lower Ninth Ward adalah tempat pekerja dan terutama lingkungan Afrika-Amerika. AP/David J. Phillip, Gerald Herbert

    Foto kombinasi yang menunjukan kawasan Ninth Ward, New Orleans yang terendam banjir akibat badai Katrina (kiri) dan foto ditempat yang sama setelah satu dekade pada 29 Juli 2015. Sebelum Katrina, Lower Ninth Ward adalah tempat pekerja dan terutama lingkungan Afrika-Amerika. AP/David J. Phillip, Gerald Herbert

    TEMPO.CO, Jakarta - Badai topan Florence dilaporkan melemah menjadi badai Kategori 2 saat bergerak menuju pantai timur Amerika Serikat. Namun Pusat Badai Nasional AS (NHC) mengatakan gelombang badai yang mengancam jiwa dan hujan deras masih diperkirakan menghantam daratan AS.

    Dilaporkan Reuters, 13 September 2018, topan Florence terletak sekitar 520 kilometer timur-tenggara dari Myrtle Beach, South Carolina, dengan kecepatan angin maksimum 175 kilometer per jam. Badai bergerak menuju barat laut pada kecepatan 28 kilometer per jam.

    Baca: Pendeta Ini Ajak Pengikutnya Berdoa Usir Topan Florence dari AS

    Pusat Florence akan mendekati pantai Utara dan Carolina Selatan pada Kamis 13 September, kemudian bergerak di dekat pantai selatan North Carolina dan timur Carolina Selatan pada Kamis malam dan Jumat. Topan Florence bukan satu-satunya badai besar yang menghantam daratan Amerika Serikat. Dalam sejarahnya, tercatat AS berulang kali dihantam badai mematikan. Berikut sejumlah badai besar yang melanda daratan AS.

     

    1. Badai Galveston

    Warga menggunakan tali untuk menarik puing-puing rumah untuk mencari korban badai Galveston [Time]

    Gelombang badai setinggi 4,5 meter membanjiri seluruh pulau Galveston, Texas, serta menghancurkan gedung-gedung dan menjebak banyak orang.

    Tim penyelamat terlambat karena telat mendapat laporan bencana alam dan kurangnya peralatan yang tersedia untuk menangani puing-puing.

    Dilansir dari Tucson News Now, Akibat topan ini hampir 20 persen populasi kota Galveston meninggal dunia, membuatnya menjadi badai paling mematikan yang pernah terjadi di AS.

    Tidak banyak informasi yang tersedia tentang badai Galveston, tetapi para ahli percaya badai itu adalah badai kategori empat ketika melanda Galveston Island pada 8 September 1900, seperti dikutip dari BnD.com. Seluruh pulau Galveston banjir dengan kedalaman 2 hingga 4 meter.

    Diperkirakan antara 6.000 hingga 12.000 orang meninggal dunia dan merugikan penduduk Galveston sekitar US$ 30 juta atau Rp 445 miliar. Sejarah lisan dari korban yang selamat dari badai ini dapat diperoleh di Perpustakaan Rosenberg Galveston.

     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Joaquin Phoenix dan Para Pemeran Joker Sejak 1966

    Sutradara film terbaru Joker, Todd Phillips mengunggah foto pertama Joaquin Phoenix sebagai Joker, akan tayang Oktober 2019. Inilah 6 pemeran lainnya.