Senin, 24 September 2018

Taliban Serukan Serang Pasukan Belanda, Kontes Kartun Nabi Batal

Reporter:
Editor:

Budi Riza

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Politikus Belanda Geertz Wilders. Reuters

    Politikus Belanda Geertz Wilders. Reuters

    TEMPO.CO, Amsterdam – Anggota parlemen Belanda, Geert Wilders, mengatakan dia membatalkan rencana untuk menggelar kontes kartun bertema Nabi Muhammad.

    Baca:

    PM Belanda Rutte Sebut Kontes Kartun Nabi Ala Wilders Provokasi

    Wilders, yang dikenal sebagai politikus anti-Islam, mengaku kontes itu akan menimbulkan bahaya kekerasan terhadap orang-orang tidak bersalah.

    Ajaran Islam melarang penggambaran wujud fisik dari Tuhan dan nabi untuk menghindari pemujaan terhadap benda fisik.

    “Poin saya mengenai sifat intoleran dari Islam telah terbukti dengan ini,” kata dia seperti dilansir Reutes, Jumat, 31 Agustus 2018.

    Ribuan warga di Pakistan menggelar unjuk rasa menolak kontes kartun Nabi Muhammad ala Geert Wilders, politikus Belanda pada Kamis, 30 Agustus 2018. Reuters.

    Rencana Wilders, yang juga ketua Partai Kebebasan, untuk menggelar kontes kartun ini mendapat kecaman dari berbagai negara termasuk dari Perdana Menteri Belanda, Mark Rutte.  

    Baca:

    PM Imran Khan Galang Protes Soal Kontes Kartun Nabi Ala Wilders

    “Tujuan dari kontes kartun itu adalah untuk memprovokasi dan bukannya menggelar debat mengenai Islam,” kata Rutte dalam jumpa pers pekanan rutin pada akhir pekan lalu seperti dilansir Dutch News pada Senin, 27 Agustus 2018 waktu setempat.

    Pemerintah Pakistan telah mengirimkan nota protes lewat duta besar Belanda di Karachi.

    Baca:

    Reuters melansir, ribuan warga Pakistan menggelar aksi unjuk rasa memprotes rencana kontes itu. Pawai protes ini digelar oleh sebuah partai Islam setempat yaitu Tehreek-e-Labbaik, yang juga meminta semua negara-negara berpenduduk mayoritas Islam termasuk Pakistan untuk memutus hubungan diplomatik dengan Belanda.

    Anggota Taliban mengendarai sepeda motor di Nangarhar untuk merayakan gencatan senjata di timur Kabul, Afganistan, Sabtu, 16 Juni 2018. Taliban mengumumkan gencatan senjata tiga hari selama liburan Idul Fitri, yang dimulai pada Jumat, 15 Juni. AP Photo

    Reaksi atas rencana kontes itu juga muncul dari Taliban di Afghanistan. Kelompok gerilyawan yang pernah menjadi pemerintah di Afghanistan itu menyerukan pasukannya untuk mengincar pasukan Belanda, yang bertugas di misi Dukungan Penuh NATO. Taliban menyebut seruan ini sebagai balasan atas tindakan penghinaan dan bermusuhan oleh Belanda terhadap semua Muslim.

    Baca:

    Wilders memutuskan untuk membatalkan kontes kartun kontroversial itu beberapa saat setelah Taliban mengumumkan seruan retaliasi terhadap pasukan Belanda.

    Pada 2005, surat kabar Denmark Jyllands Posten mempublikasikan kartun bertema Nabi Muhammad yang memicu protes di berbagai negara berpenduduk Muslim. Ini memicu upaya serangan kepada kru media itu dan kartunisnya.

    Sepuluh tahun kemudian, sepasang militan Islam menyerang kantor majalah Charlie Hebdo di Paris dan menewaskan 12 orang. Majalah ini dikenal dengan publikasi berbagai kartun bertema nabi.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kampanye Imunisasi MR Fase 2 Luar Jawa Masih di Bawah Target

    Pelaksanaan kampanye imunisasi MR fase 2 menargetkan hampir 32 juta anak usia 9 bulan hingga 15 tahun di 28 provinsi di luar Pulau Jawa. Hingga 10 Sep