Ulang Tahun, Perempuan di Cina Ini Dapat Karangan Bunga Uang

Reporter:
Editor:

Budi Riza

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang pria Cina memberikan hadiah karangan bunga dari uang senilai US$52,300 ribu  atau Rp739 juta kepada pacarnya. Langsung viral. News 163 via SCMP

    Seorang pria Cina memberikan hadiah karangan bunga dari uang senilai US$52,300 ribu atau Rp739 juta kepada pacarnya. Langsung viral. News 163 via SCMP

    TEMPO.COBeijing -- Seorang lelaki di Cina memberikan karangan bunga dari uang kertas senilai Rp739 juta kepada kekasihnya sebagai hadiah ulang tahun.

    Karangan bunga ini disusun dari uang kertas yuan sebanyak 3,344 lembar senilai 100 yuan per lembar. Keduanya merayakan ulang tahun ini di sebuah hotel mewah di Kota Chongqing seperti dilansir Chongqing Morning Post dan dikutip SCMP, pada Kamis, 24 Mei 2018.

    Baca: Prancis Ungkap 2 Eks Intel-nya Bekerja untuk Cina

     

     Seorang panitia acara peringatan ulang tahun itu mengatakan karangan bunga itu dibuat oleh sebuah toko bunga dengan melibatkan tujuh pegawai dan 10 jam untuk menyelesaikannya.

    Seorang tamu undangan mengatakan,"Si pria sangat mencintai si wanita." Dan keluarga si pria merupakan orang kaya.

    Baca: Pasangan di Cina Ingin Bercerai, Ikut Tes Ini Dulu

     

    Seorang manajer dari bank sentral Cina yaitu Bank of China mengatakan penggunaan uang yuan untuk karangan bunga bisa jadi merupakan sebuah tindak kejahatan. Pejabat ini, yang enggan disebut namanya, mengatakan ada aturan bahwa tindakan yang merusak uang yuan atau renminbi terlarang. "Semua lembaga dan individu harus menjaga renminbi," kata dia sambil menambahkan,"Ada banyak cara mengungkapkan cinta tapi tidak seorang pun boleh melanggar hukum."

    Laporan media lokal di Chongqing tidak menyebutkan apakah ada lembar kertas yuan yang rusak dalam pembuatan karangan bunga ini dan apakah masalah ini akan diusut petugas dari bank sentral. "Menggunakan renminbi sebagai karangan bunga tidak menghargai mata uang itu dan tentunya terlarang," kata petugas dari bank sentral Cina tadi.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Terobosan Nadiem di Pendidikan, Termasuk Menghapus Ujian Nasional

    Nadiem Makarim mengumumkan empat agenda utama yang dia sebut "Merdeka Belajar". Langkah pertama Nadiem adalah rencana menghapus ujian nasional.