Anak Sopir Bus Pakistan Jadi Menteri Dalam Negeri Inggris

Reporter:
Editor:

Maria Rita Hasugian

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sajid Javid, Meneri Dalam Negeri Inggris

    Sajid Javid, Meneri Dalam Negeri Inggris

    TEMPO.CO, Jakarta -  Sajid Javid, putra seorang sopir bus asal Pakistan resmi dilantik menjadi Menteri Dalam Negeri Inggris yang baru. Pria berusia 48 tahun itu dilantik oleh Perdana Menteri Inggris Theresa May pada Senin, 30 April 2018 untuk mengisi posisi yang ditinggalkan Amber Rudd.

    Rudd memilih mundur setelah dililit skandal pemulangan imigran yang datang ke Inggris setelah Perang Dunia II atau disebut sebagai skandal Windrush.

    Baca: Tertangkap bohong di komite parlemen, Mendagri Inggris mundur

    "Memastikan bahwa kita memiliki kebijakan imigrasi yang adil, memperlakukan orang dengan hormat dan dengan kesusilaan,itu akan menjadi salah satu tugas saya yang paling mendesak," kata Javid, seperti dilansir NDTV pada Senin, 30 April 2018.

    Javid adalah putra seorang sopir bus Pakistan yang tiba di Inggris pada tahun 1961 dengan hanya bermodalkan satu pound sterling di sakunya.

    Dia adalah orang pertama dari etnis minoritas yang memegang salah satu dari empat posisi teratas dalam pemerintahan Inggris (Perdana Menteri, Menteri Keuangan, Menteri Luar Negeri dan Menteri Dalam Negeri).

    Sajid lahir di Rochdale, Lancs setelah ibu dan ayahnya yang seorang sopir bus pindah ke Inggris dari Pakistan pada 1960-an.

    Baca: Pelarangan Imigran, Warga Inggris Menentang Donald Trump  

    Keluarganya pindah ke Bristol setelah itu, di mana Sajid mempelajari ekonomi dan politik di Universitas Exeter. Dia dikenal memiliki pandangan-pandangan Eurosceptic dan mengagumi Iron Lady.

    Sebagai seorang mahasiswa pada tahun 1990, ia dikeluarkan dari konferensi partai Konservatif karena membagi-bagikan selebaran yang menentang Inggris bergabung dengan Mekanisme Nilai Tukar, pendahulu mata uang tunggal.

    Setelah lulus dan bergabung dengan partai Konservatif, ia bekerja sebagai bankir di New York, London, dan Singapura.

    Javid adalah bankir investasi senior di Deutsche Bank sebelum menjadi anggota parlemen pada tahun 2010. Dia rela melepaskan pekerjaan yang memberinya penghasilan jutaan pound sterling setahun demi mengejar karir di dunia politik. Setelah terpilih menjadi anggota Parlemen, karirnya melesat cepat.

    Baca: Inggris Wajibkan Imigran Berbahasa Inggris Seusai 2,5 Tahun

    David Cameron mempercayakannya menjadi menteri keuangan junior pada tahun 2013 dan bergabung dengan Kabinet pada tahun 2014 sebagai menteri kebudayaan sebelum beralih menjadi menteri bisnis pada 2015 dan menteri kemasyarakatan pada tahun berikutnya.

    Sajid dan istrinya, Laura, memiliki empat anak. Sajid kerap menerima surat kebencian karena menikahi seorang non-Muslim meskipun dia mengatakan tidak mengikuti agama apa pun.

    Sajid juga bersikap  tegas untuk mendukung kampanye Remain untuk tetap bergabung dengan Uni Eropa melawan Brexit dalam referendum Inggris tahun 2016.

    THE SUN|NDTV|STRAITS TIMES


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sulli dan Artis SM Entertaintment yang juga Tewas Bunuh Diri

    Sulli, yang bernama asli Choi Jin-ri ditemukan tewas oleh managernya pada 14 Oktober 2019. Ada bintang SM lainnya yang juga meninggal bunuh diri.