Berselisih, Pendiri dan CEO Whatsapp Mundur dari Facebook

Reporter:
Editor:

Maria Rita Hasugian

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • CEO dan pendiri WhatsApp, Jan Koum. CNBC.com

    CEO dan pendiri WhatsApp, Jan Koum. CNBC.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Salah satu pendiri Whatsapp menyatakan keluar dari Facebook pada Senin, 30 April 2018. Dikutip dari Reuters, Jan Koum, co-founder dan CEO Whatsapp menyatakan pengunduran dirinya dalam konferensi pers di Laguna Beach, California, AS.

    Jakoum keluar dari Facebook yang menaungi Whatsapp karena berselisih dengan Facebook soal pengolahan data pribadi pengguna dan melemahkan enkripsinya.

    Baca: Anggota DPR AS Cecar Zuckerberg Soal Data Pengguna Facebook Bocor

    "Ini sudah satu dekade sejak Brian dan saya memulai Whatsapp, dan ini adalah perjalanan yang sangat menakjubkan bersama orang-orang terbaik," ungkap Koum merujuk pada rekannya Brian Acton, yang ikut mendirikan Whatsapp.

    Pendiri WhatsApp Brian Acton. Kredit: WhatsApp/Recode

    Direktur Eksekutif Facebook, Mark Zuckerberg menanggapi pengunduran diri ini dan berterima kasih kepada Koum karena telah mengajarinya sistem enkripsi yang digunakan pada Whatsapp.

    Baca: Facebook: WhatsApp Business Punya 3 Juta Lebih Pengguna Aktif

    Aplikasi WhatsApp. REUTERS/Thomas White

    Pengunduran diri ini terjadi saat Facebook menghadapi kasus penyalahgunaan data pengguna dalam pemilihan presiden AS pada 2016. Facebook sebagai induk perusahaan yang menaungi Whatsapp juga tersandung rencana penggunaan data pribadi pengguna Whatsapp termasuk nomor telepon untuk mengembangkan iklan dan produk. Rencana ini sempat ditunda namun Whatsapp tetap akan mengembangkan rencana ini.

    Alumnus Universitas Stanford, Brian Acton, dan imigran Ukraina, Jan Koum, menciptakan Whatsapp pada 2009. Facebook membeli Whatsapp pada 2014 sebesar 19 miliar dolar AS dalam bentuk saham dan tunai. Kini Whatsapp telah memiliki pengguna sekitar satu miliar lebih.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wajah Anggota Kabinet Indonesia Maju yang Disusun Jokowi - Ma'ruf

    Presiden Joko Widodo mengumumkan para pembantunya. Jokowi menyebut kabinet yang dibentuknya dengan nama Kabinet Indonesia Maju.