Tidak Pesan di Starbucks, Pria Kulit Hitam Amerika Ditangkap?

Reporter:
Editor:

Budi Riza

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Duduk Tanpa Pesan di Starbuck, 2 Pria Kulit Hitam Titangkap

    Duduk Tanpa Pesan di Starbuck, 2 Pria Kulit Hitam Titangkap

    TEMPO.CO, Jakarta - Dua pria kulit hitam ditangkap di Starbucks, Philadelphia, Amerika Serikat, karena tidak memesan makanan atau minuman dan hanya menggunakan toilet saat menunggu seorang teman.

    Pada Kamis, 12 April 2018, pihak Starbucks di 18th and Spruce Street Philadephia, Amerika Serikat menelepon polisi untuk menangkap kedua pria itu.

    Baca: Hakim AS: Kopi Starbucks harus Cantumkan Bahaya Kanker, karena?

    Sedikitnya 6 petugas kepolisan yang tiba di lokasi dan langsung mengepung kedua pria itu dan memborgolnya.

    Ilustrasi minuman Starbucks. Bill Hogan/Chicago Tribune/MCT via Getty Images

    Proses penangkapan itu berhasil direkam pelanggan lain yang marah atas sikap tak terpuji Sturbucks tersebut. Dalam video yang telah dibagikan ke media sosial dan telah dilihat lebih dari 3,2 juta orang itu, kedua pria itu hanya diam saja ketika ditangkap polisi dan dibawa ke luar gerai kopi terkemuka di dunia ini.

    Baca: Pro Lingkungan, Starbucks Bikin Sayembara Cangkir Rp 138 Miliar

    Beberapa pelanggan lain, yang menyaksikan peristiwa ini, terlihat marah dengan pengusiran serta penangkapan paksa 2 pria itu.

    "Ini konyol," kata seorang pria, seperti dilansir Daily Mail pada 15 April 2018. "Mereka tidak melakukan apa pun yang saya lihat semuanya," teriak lainnya.

    “Polisi dipangil karena keduanya tidak memesan apapun. Mereka menunggu seorang teman yang akhirnya muncul saat keduanya ditangkap,” kata pelangan Starbucks, Melissa DePino, yang merekam peristiwa ini dan mencuit di akun Twitter miliknya.

    Menurut media Vox, seorang staf Starbucks menelpon 911 karena manajemen tidak mengizinkan orang yang tidak membayar layanan untuk masuk dan menggunakan toilet.

    Setelah viral dan mengundang kecaman luas, Depertemen Kepolisian Philadephia berjanji akan meluncurkan penyelidikan soal penangkapan itu.

    Kantor pusat Starbucks di Amerika Serikat pada Sabtu, 14 April 2018, juga telah merilis permintaan maaf resmi terkait insiden itu.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perjalanan Pemakzulan Donald Trump Dari Ukraina Ke Kongres AS

    Dewan Perwakilan Rakyat Amerika Serikat mencetuskan penyelidikan untuk memakzulkan Presiden Donald Trump. Penyelidikan itu bermula dari Ukraina.