Media Arab Al Arabiya Perkenalkan Jurnalis Robot, Ini Kekuatannya

Reporter:
Editor:

Maria Rita Hasugian

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Media Arab, Al Arabiya.net memperkenalkan Tamara, robot berprofesi sebagai jurnalis yang memiliki kemampuan lebih dari reporternya.

    Media Arab, Al Arabiya.net memperkenalkan Tamara, robot berprofesi sebagai jurnalis yang memiliki kemampuan lebih dari reporternya.

    TEMPO.CO, Jakarta - Media Arab berbahasa Inggris, Al Arabiya.net memperkenalkan robot yang berprofesi sebagai jurnalis, diberi nama Tamara. Dalam tayangan video Al Arabiya.net, robot Tamara diperkenalkan untuk pertama kali pada Rabu, 4 April 2018. 

    Baca: 5 Negara Ini Paling Berbahaya bagi Jurnalis  

    "My name is Tamara," ujar robot yang hanya tampak bagian kepala saja di layar datar. 

    "Saya dapat melakukan lebih banyak lagi. Saya dapat mengelola informasi dalam beberapa detik. Saya dapat melakukan pengumpulan data, analis, dan publikasi," ujar robot tersebut.

    Tamara juga mengungkapkan kemampuannya memindai 6 ribu website dan platform media sosial. Keahlian lain Tamara adalah mampu mendeteksi berita bohong atau hoax.

    Baca: Turki Hukum Seumur Hidup 6 Jurnalis, Dituding Terlibat Kudeta

    Mengenai analisa data, menurut Tamara, ia akan berfokus pada kepentingan audiensnya. Sedangkan tahap publikasi, robot ini menjelaskan dirinya akan bekerja sama dengan rekan kerjanya di Al Arabiya dalam menerbitkan laporannya.

    Tamara merupakan jurnalis robot pertama di media Arab. Namun ia bukan yang pertama di dunia. Cina awal Januari 2017 memperkenalkan jurnalis robot. Namanya Xiao Nan.

    Robot ini mampu menulis artikel sebanyak 300 karakter dalam hitungan detik, seperti dikutip dari Times of India, 18 Jnauari 2017. Ia juga mampu membuat tulisan dalam bentuk cerita pendek maupun berita lebih panjang.

    Baca: Jurnalis Dipenjara Setelah Kritik Kambing Menteri di Facebook

    Menurut Wan Xiaojun, profesor di Univeristas Peking yang memimpin tim studi dan pengembangan robot ini, robot Xiao Nan memiliki kemampuan lebih di bidang kapasitas analisa data dan penulisan cerita dibandingkan reporter pada umumnya.

    "Jika dibandingkan dengan para staf reporter, Xiao Nan punya kapasitas analisa data yang lebih kuat dan menulis laporan lebih cepat," kata Wan seperti dikutip dari Times of India, 18 Januari 2018.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.