Kamis, 21 Juni 2018

Pengusaha Katering Haji Saudi Sambangi Pameran Indonesia

Reporter:
Editor:

Budi Riza

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pameran makanan Indonesia di Jeddah. saudigazette.com.sa

    Pameran makanan Indonesia di Jeddah. saudigazette.com.sa

    TEMPO.CO, Jakarta - Konsulat Jenderal Indonesia atau KJRI Jeddah menggelar pameran produk-produk Indonesia selama tiga hari di Arab Saudi, yang digelar sejak Senin, 12 Maret 2018. Pameran ini ditujukan untuk meningkatkan kualitas jasa katering kepada jamaah haji yang menyajikan menu-menu masakan Indonesia.

    “Saya ingin jamaah haji kita bisa menikmati masakan cita rasa Indonesia, jadi mereka tidak merasa jauh dari rumah,” kata Mohamad Hery Saripudin, Konsul Jenderal Jeddah, seperti dikutip dari Saudigazette.com.sa, Rabu, 13 Maret 2018.

    Baca: 2017, Kuota Haji Indonesia Naik 52.200 

    Pameran makanan Indonesia di Jeddah. saudigazette.com.sa

    Hery mengatakan penyelenggaraan pameran ini bagian dari instruksi Presiden Joko Widodo dan sejalan dengan harapan Menteri Agama Indonesia, Lukman Hakim Saefuddin, yang ingin aktivitas para jamaah haji dan umrah dari Indonesia bisa dimanfaatkan untuk membantu mendorong ekspor Indonesia.      

    Pameran produk-produk  Indonesia selama tiga hari ini juga mempertemukan para eksportir dan distributor produk-produk Indonesia dengan para pengelola jasa katering di Arab Saudi agar bisa meningkatkan kualitas jasa katering mereka, yang menyajikan menu masakan Indonesia.     

                

    Baca: Kuota Haji Indonesia 2017 Belum Bisa Ditambah Lagi

    Jumlah jamaah haji Indonesia terbanyak setiap tahunnya. Pada pelaksanaan haji 2018, diperkirakan 221.000 calon jamaah haji akan diberangkatkan.

    Berdasarkan fakta itu, Hery menekankan penting bagi pemerintah Indonesia memastikan para jamaah mendapatkan makanan sehat dan bergizi sesuai dengan lidah Indonesia. Kondisi ini akan berdampak pada kenyamanan para jamaah selama mereka tinggal di Mekah dan Madinah sehingga mereka bisa beribadah dengan khusuk.


     

     

    Lihat Juga


    Selengkapnya
    Grafis

    Hadiah Juara Piala Dunia Terus Melonjak

    Sejak digelar pada 1982, hadiah uang tunai untuk tim pemenang Piala Dunia terus meningkat. Berikut jumlah duit yang diterima para jawara global ini.