9 Peristiwa Penting Dorong Trump dan Kim Jong Un Bertemu Mei 2018

Reporter:
Editor:

Maria Rita Hasugian

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kombinasi foto Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un (kiri) dengan Presiden Amerika Serika Donald Trump. Pertemuan Kim Jong Un dengan Trump pada akhir Mei besok, guna membahas kesepakatan penghapusan senjata nuklir dari Semenanjung Korea. REUTERS/KCNA handout via Reuters/File Photo & REUTERS/Lucas Jackson/File Photo

    Kombinasi foto Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un (kiri) dengan Presiden Amerika Serika Donald Trump. Pertemuan Kim Jong Un dengan Trump pada akhir Mei besok, guna membahas kesepakatan penghapusan senjata nuklir dari Semenanjung Korea. REUTERS/KCNA handout via Reuters/File Photo & REUTERS/Lucas Jackson/File Photo

    TEMPO.CO, Jakarta - Terobosan besar terjadi antara Amerika Serikat dan Korea Utara setelah Presiden Donald Trump menyatakan bersedia bertemu pemimpin tertinggi Korea Utara, Kim Jong Un, untuk pertemuan tingkat tinggi pada Mei 2018.

    Sejumlah media barat melaporkan, Trump menyampaikan kesediaannya ini setelah bertemu utusan Korea Selatan di Gedung Putih pada Kamis, 8 Maret 2018. Untuk mencapai peristiwa bersejarah tersebut, melalui berbagai jalan terjal. 

    Baca: Terobosan: Trump Bakal Bertemu Kim Jong Un Mei Nanti

    Berikut 9 peristiwa penting antara Korea Utara, Korea Selatan dan Amerika Serikat hingga tercapainya rencana pertemuan pertama Trump dan Kim Jong Un pada Mei mendatang, 

    20 November 2017: Presiden Trump mengumumkan Korea Utara sebagai negara sponsor terorisme setelah dihapus daftar itu pada  Oktober 2008.

    29 November 2017: Korea Utara menembakkan ICBM ketiganya. Rudal tersebut, yang menempuh jarak tempuh 1.000 kilometer dan mencapai ketinggian di atas 4.000 kilometer diperkirakan memiliki rentang potensi lebih panjang dari yang diluncurkan sebelumnya.

    Baca: Trump Ingin Sekali Berbicara dengan Kim Jong Un, Kenapa?

    1 Januari 2018: Kim Jong Un, dalam pidato Tahun Baru mengungkapkan kesiapan untuk mengirim atlet ke Olimpiade Musim Dingin di Pyeongchang, Korea Selatan.

    9 Februari 2018: Atlet Korea Utara dan Korea Selatan berbaris bersama di bawah bendera Korea bersatu pada upacara pembukaan Olimpiade.

    10 Februari 2018: Presiden Korea Selatan Moon Jae-in dan Kim Yo-jong, saudara perempuan Kim Jong-un, mengadakan pembicaraan di Seoul. Korea Utara kemudian mengundang Moon untuk mengunjungi Korea Utara.

    23 Februari 2018: Amerika Serikat mengumumkan sejumlah sanksi baru terhadap Korea Utara yang terberat yang pernah diberlakukan.

    Baca: Kim Jong Un Jamu Makan Malam Delegasi Korea Selatan Selama 4 Jam!

    25 Februari 2018: Pejabat tinggi Korea Utara mengunjungi Korea Selatan untuk upacara penutupan Olimpiade, bertemu dengan Moon di Pyeongchang.

    5 Maret: Utusan khusus Korea Selatan mengunjungi Korea Utara dan mengadakan pembicaraan dengan Kim Jong Un.

    8 Maret: Pejabat senior Korea Selatan terbang ke Washington untuk membawa pesan Kim Jong Un yang bersedia bertemu Trump. Usai bertemu Trump, pejabat senior Korea Selatan mengumumkan  Trump bersedia bertemu pemimpin Korea Utara itu pada Mei mendatang untuk membahas denuklirisasi secara permanen.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Calon Menteri yang Disodorkan Partai dan Ormas, Ada Nama Prabowo

    Presiden Joko Widodo menyatakan bahwa sebanyak 45 persen jejeran kursi calon menteri bakal diisi kader partai.