Turki Bangun Kamp Pengungsi di Suriah, Tampung 170 Ribu Orang

Reporter:
Editor:

Choirul Aminuddin

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sebuah keluarga pengungsi Suriah berdiri di depan tenda di kamp Moria di Pulau Lesbos, Yunani, 1 Desember 2017. REUTERS/Alkis Konstantinidis

    Sebuah keluarga pengungsi Suriah berdiri di depan tenda di kamp Moria di Pulau Lesbos, Yunani, 1 Desember 2017. REUTERS/Alkis Konstantinidis

    TEMPO.CO, Jakarta - Turki segera membangun kamp pengungsi dengan kapasitas 170 ribu orang di berbagai lokasi yang dikuasai di wilayah Suriah.

    "Kamp pengungsi itu akan berdiri di wilayah yang dikuasai Turki di Provinsi Idlib, Suriah," kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Turki, Hami Aksoy, kepada media, seperti dikutip Al Jazeera, Selasa, 6 Maret 2018.

    Baca: Beredar, Video Aparat Turki Siksa Pengungsi Suriah  

    Angelina Jolie menyapa para pengungsi saat tiba di kamp pengungsi Al Zaatri, di kota Mafraq, Jordania, dekat perbatasan dengan Suriah, 28 Januari 2018. REUTERS

    Aksoy menuturkan kepada wartawan di Ankara, Selasa, 6 Maret 2018, kamp pengungsi tersebut masih dalam proses yang akan dibangun oleh Bulan Sabit Merah Turki serta Badan Manajemen dan Darurat Bencana (AFAD).

    Menurut kantor berita Anadolu, juru bicara Kementerian juga mengatakan kamp pengungsi akan dibangun di Azaz, Alibil, Tugli, Tal Afar, Naddah, Bardakli, dan Mashad Rufi.Angelina Jolie mencium seorang bocah pengungsi saat berkunjung ke kamp pengungsi Al Zaatri, di kota Mafraq, Jordania, dekat perbatasan dengan Suriah, 28 Januari 2018. AP Photo

    "Kami secara teratur mengirimkan bantuan kemanusiaan, termasuk tempat tinggal, makanan, sanitasi, dan obat-obatan, ke kawasan tersebut," ujar Aksoy seraya menuturkan pembangunan kamp pengungsi itu juga akibat eksodus besar-besaran dari Afrin.

    Baca: Turki Menahan Tentara Penyiksa Pengungsi Suriah

    Turki menggelar operasi militer pada 20 Januari 2018 melawan Unit Perlindungan Rakyat Kurdi dukungan Amerika Serikat (YPG) di wilayah perbatasan Afrin, Suriah barat daya. Turki menganggap YPG sebagai teroris.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Obligasi Ritel Indonesia Seri 016 Ditawarkan Secara Online

    Pemerintah meluncurkan seri pertama surat utang negara yang diperdagangkan secara daring, yaitu Obligasi Ritel Indonesia seri 016 atau ORI - 016.