Sebuah Toko Meledak di Leicester, Inggris, 4 Kritis

Reporter:
Editor:

Budi Riza

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sebuah ledakan terjadi di sebuah toko dan rumah di Leicester, Inggris, sekitar 177 kilometer dari London. Reuters

    Sebuah ledakan terjadi di sebuah toko dan rumah di Leicester, Inggris, sekitar 177 kilometer dari London. Reuters

    TEMPO.COLeicester - Sebuah ledakan besar terjadi di sebuah toko dan rumah di Kota Leicester, Inggris tengah, pada Ahad malam, 25 Februari 2018, waktu setempat. Enam orang dilarikan ke rumah sakit, dengan empat orang mengalami luka serius.

    Polisi Inggris mengatakan belum menemukan adanya indikasi ledakan ini terkait dengan serangan teroris. Adapun Leicester terletak sekitar 177 kilometer di utara London.

    Baca: Khawatir Perang Dunia III, Inggris Mulai Siapkan Militernya

    "Semua layanan darurat sedang menangani ini," begitu penjelasan polisi, dalam pernyataan yang diikuti Reuters, Ahad. "Harap menjauhi area ini."

    Baca: Ratusan Gerai KFC Tutup di Inggris, Ini Penyebabnya

    Sebuah rumah sakit setempat melaporkan dua orang dalam kondisi kritis dan empat orang mengalami luka.

    Sedangkan media Time melaporkan empat orang dalam kondisi kritis akibat ledakan ini, yang membuat gedung toko dan rumah terbakar. Ledakan terjadi di area Hinckley Road, Leicester. Polisi menutup jalan yang berdekatan, yaitu Carlisle Street, untuk memudahkan investigasi.

    Enam unit pemadam kebakaran dan satu tim penanganan material berbahaya telah dikirim ke lokasi untuk menangani situasi ini.
    Sebuah video yang beredar di media sosial menunjukkan sebuah gedung terbakar dengan api yang tinggi. Bangunan itu diduga telah roboh.

    Belum diketahui berapa banyak orang yang berada di dalam gedung tersebut. Seorang saksi mata yang diwawancarai media Sky News, asal Inggris, mengatakan apartemennya berguncang akibat ledakan itu.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Demo Revisi UU KPK Berujung Rusuh, Ada 1.365 Orang Ditangkap

    Demonstrasi di DPR soal Revisi UU KPK pada September 2019 dilakukan mahasiswa, buruh, dan pelajar. Dari 1.365 orang yang ditangkapi, 179 ditahan.