Berteman Perempuan di Tinder, Pria Belgia Keliling Eropa Gratis

Reporter:
Editor:

Budi Riza

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pria Belgia Manfaat Tinder untuk Keliling Eropa Gratis

    Pria Belgia Manfaat Tinder untuk Keliling Eropa Gratis

    TEMPO.CO, Jakarta - Seorang pria asal Belgia berhasil melakukan perjalanan keliling Eropa secara gratis setelah memanfaatkan kenalan perempuan lewat aplikasi pencari jodoh, Tinder.

    Anthony Botta, seorang pria Belgia berusia 25 tahun dari Brussels, menghabiskan dua bulan perjalanan ke Eropa secara gratis dengan meminta biaya serta tinggal di rumah wanita, yang cocok dengannya di Tinder.

    Baca: Belgia Donasi Rp 309 Miliar Buat Palestina Pasca AS Cukur Dana

     
     

    Botta mengunjungi 8 negara yang berbeda, seperti Belgia, Belanda, Jerman, Austria, Slowakia, Hongaria, Republik Cheko dan Polandia, dimana ia tinggal dengan 21 wanita yang berbeda pada musim panas lalu.

    Baca: Pemimpin Catalonia Bakal Jumpa Pers Soal Suaka ke Belgia

     
     

    Tidak diragukan lagi cara cerdas untuk menghemat uang, tapi itu bukan pemikiran utama Botta di balik gagasan itu.

    "Saya ingin melakukan perjalanan besar terakhir," kata Botta, seperti yang dilansir Independent pada Sabtu, 3 Februari 2018. "Saya punya beberapa ide, pergi ke Ibiza, bersepeda keliling Eropa tapi begitu saya mendapat ide Tindersurfing, saya tahu itu akan menjadi cara yang bagus untuk bepergian dan bersenang-senang." Berita ini juga dilansir di Daily Mail.

    "Penghematan uang merupakan salah tujuannya, tapi saya juga menginginkan untuk bertemu orang baru, budaya baru dan tempat-tempat yang belum pernah saya kunjungi. Saya suka keluar dari zona nyaman dan Tindersurfing pasti membawa saya keluar dari situ," tambahnya.

    Sebelum tiba di kota baru, Botta, yang menguasai beberapa bahasa asing, menetapkan lokasinya di Tinder untuk mengizinkannya memilih tujuan berikutnya.

    Menurutnya jika wanita yang dikenalnya di Tinder memberikan kenyamanan, maka dia bisa tinggal sampai 5 hari, jika tidak maka dalam semalam dia akan pergi. Dan tentu saja, dia tidak pernah tahu seperti apa akomodasinya.

    Botta mengatakan tuan rumah terakhirnya adalah yang terburuk: "Setelah dua bulan berada di jalan saya berakhir di sebuah tempat kecil yang kotor di Polandia. Ruangannya begitu kecil yang jadi tempatnya mencuci piring di kamar mandi. Menjijikkan. Ditambah lagi dia adalah perokok yang bukan untukku, " katanya.

    Tapi untungnya beberapa pengalaman lebih positif.

    "Di Munich saya tinggal dengan seorang wanita yang tinggal di sebuah rumah mewah," jelasnya. "Rumah itu memiliki kolam renang, sauna, jacuzzi, bahkan ruang gym-nya sendiri. Dia tinggal di jalan yang sama dengan beberapa pemain Bayern Munich yang terkenal.

    Namun menurutnya, yang terbaik adalah saat di Koln, Jerman karena wanita pemilik rumahnya begitu sempurna. Dia mengambarkan bahwa sang tuan rumah adalah wanita yang pintar, imut, cerdas.

    Botta mendokumentasikan perjalanannya di YouTube, meski tidak memiliki pelatihan pembuatan film.

    Dia sekarang bekerja di Brussels, Belgia, tapi masih berselancar di Tinder saat dia bisa, dan terakhir menghabiskan akhir pekan di Belanda. Selanjutnya, dia berencana untuk dia menambah rute baru, termasuk ke Amerika atau Selandia Baru.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.