Film Komedi tentang Stalin Dilarang di Rusia

Reporter:
Editor:

Maria Rita Hasugian

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Meninggal karena serangan jantung ditahun 1945, Stalin kemudian dibalsam untuk diawetkan. Pada akhirnya pemerintah Uni Soviet menguburkannya di Kremlin Wall Necropolis. AP

    Meninggal karena serangan jantung ditahun 1945, Stalin kemudian dibalsam untuk diawetkan. Pada akhirnya pemerintah Uni Soviet menguburkannya di Kremlin Wall Necropolis. AP

    TEMPO.CO, Jakarta - Kementerian Kebudayaan Rusia telah melarang film komedi Inggris berjudul The Death of Stalin, untuk diputar di layar bioskop negara itu dengan alasan isinya mengandung unsur perang ideologi.

    Film arahan Armando Iannucci, yang dibintangi Steve Buscemi dan Jeffrey Tambor, dirilis di bioskop Inggris pada Oktober ini. Film ini  menggambarkan hari-hari terakhir mantan pemimpin Uni Soviet Joseph Stalin dan perebutan kekuasaan menyusul kematiannya pada 1953.

    Baca: Stalin, Orang Rusia Terbesar Ketiga

    Ini bukan pertama kalinya sebuah film di Rusia menimbulkan kontraversi. Pada tahun 2015, Moskow melarang film horor Hollywood, Child 44, setelah keberatan dengan film yang membuat negara ini terlihat seperti Mordor, wilayah jahat dalam serial Lord of the Rings. Kementerian kebudayaan mengatakan  film tersebut "secara historis tidak akurat."

    Awalnya, film The Death of Stalin dijadwalkan tayang perdana di Rusia pada hari Kamis, 25 Januari 2018. Namun sertifikat distribusi film ditarik oleh Kementerian Kebudayaan Rusia setelah diputarkan terlebih dahulu di hadapan anggota parlemen yang kemudian menganggap film tersebut menyinggung.

    Pemutaran pada Senin, 22 Januari 2018 itu dilakukan di depan pejabat senior Rusia termasuk pembuat film, politisi, dan perwakilan Masyarakat Sejarah Militer Rusia.

    Baca: Patung Stalin Dipindahkan ke Museum  

    "Kami percaya bahwa film tersebut berisi informasi yang dapat dianggap ekstrimis, yang bertujuan mempermalukan martabat orang-orang Rusia (Soviet), yang menyebarkan inferioritas seseorang atas dasar identitas sosial dan nasionalnya," demikian pernyataan Kementerian Kebudayaan Rusia.

    Yelena Drapeko, Wakil ketua Komite budaya parlemen Rusia mengatakan, dia tidak pernah melihat sesuatu yang begitu menjijikkan semasa hidupnya, dan menambahkan bahwa dia dan pemirsa lainnya mendaftarkan unsur-unsur ekstremisme dalam film ini.

    Film satir politik Ianucci tersebut juga berfokus pada penggambaran Marsekal Georgy Zhukov, dimainkan oleh Jason Isaacs, yang memimpin Soviet untuk meraih kemenangan atas Nazi dalam Pertempuran Stalingrad pada tahun 1943.

    Baca: Putri Stalin Meninggal Dunia di Amerika Akibat Kanker

    Sebanyak 21 orang, termasuk anak perempuan Zhukov, telah mengajukan petisi kepada Kementerian kebudayaan Rusia yang isinya menyebut film The Death of Stalin merendahkan Rusia yang melawan Nazi.

    "Film ini juga memfitnah sejarah negara kita, sebuah film komedi jahat dan benar-benar tidak pantas yang membuat kenangan buruk tentang warga kita yang mengalahkan fasisme," jelas mereka tentang sejarah Rusia dan Stalin, seperti yang dilansir CNN Money pada 24 Januari 2018.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.