Surin Pitsuwan, Mantan Sekjen ASEAN dari Thailand Meninggal

Reporter:
Editor:

Choirul Aminuddin

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Surin Pitsuwan. AP

    Surin Pitsuwan. AP

    TEMPO.CO, Jakarta - Bekas Sekretaris Jenderal ASEAN dan juga Menteri Luar Negeri Thailand, Surin Pitsuwan, meninggal dalam usia 68 tahun akibat serangan jantung, Kamis, 30 November 2017.

    Laporan Bangkok Post, Kamis, menyebutkan, Surin semaput saat sedang mempersiapkan diri berbicara di acara Thailand Halal Assembly 2017, di Bitec di Bang Na.

    "Dia dilarikan ke rumah sakit Ramkhamhaeng Hospital, namun nyawanya tak tertolong."Surin Pitsuwan. REUTERS

    Baca: Sekjen ASEAN Minta Indonesia Proaktif

    Surin lahir pada 28 Oktober 1949, di Distrik Muang, Nakhon Si Thammarat. Dia lulus dari perguruan tinggi Claremont College di California pada 1972 di bidang Ilmu Politik. Selanjutnya, Surin mendapatkan gelar Master dari Universitas Harvard.

    Dia memasuki dunia politik melalui Partai Demokrat pada 1986 dan mendapatkan kursi di parlemen Thailand dari daerah pemilihannya di Nakhon Si Thammarat, 1986-2005.

    Surin pernah menjadi Wakil Menteri Luar Negeri 1992-1995, kemudian menjabat sebagai Menteri Luar Negeri dari 1997-2001 ketika Thailand di bawah kepemimpinan Perdana Menteri Chuan Leekpai.Surin Pitsuwan (kanan) dan Marty Natalegawa. REUTERS

    Dia adalah orang pertama Thailand yang menjabat sebagai Sekretaris Jenderal ASEAN yang berkantor di Jakarta pada 2008 selama lima tahun sebelum bergabung kembali dengan Partai Demokrat.

    Baca: ASEAN Berkontribusi dalam Perdamaian Regional

    Selain sebagai politikus, Surin Pitsuwan adalah seorang kolumnis koran Bangkok Post. Kini, jenazah Surin disemayamkan di Masjid Tha It di Distrik Pak Kret, Provinsi Nonthaburi, Thailand, untuk disalatkan usai Jumatan.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.