Dua Bocah Bergelantung di Kolong Bus Cari Orangtuanya

Reporter:
Editor:

Maria Rita Hasugian

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pria bernama Chang Suibin terjepit pinggangnya di kolong bus setelah mengalami kecelakaan lalu lintas di Henan, Cina. Polisi yang menyaksikan kejadian ini lalu memanggil warga untuk membantu menariknya dari kolong. Youtube.com

    Pria bernama Chang Suibin terjepit pinggangnya di kolong bus setelah mengalami kecelakaan lalu lintas di Henan, Cina. Polisi yang menyaksikan kejadian ini lalu memanggil warga untuk membantu menariknya dari kolong. Youtube.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Dua bocah malang dan pemberani ini ditemukan bergelantung di kolong bus demi bertemu orangtuanya yang pergi ke kota untuk mencari pekerjaan.

    Kisah tragis ini berawal ketika dua bocah yang tidak memiliki uang untuk membayar ongkos bus nekad bersembunyi di kolong bus antar provinsi. Keduanya bertahan bergelantungan di kolong bus dalam situasi berbahaya sejauh 90 kilometer demi bertemu orang tua mereka.

    Baca: Ajaib! Ditabrak Dua Mobil, Bocah 2 Tahun Selamat

    Menurut laporan Shanghaiist pada 28 November 2017, anak  berusia delapan dan sembilan tahun ditinggalkan orang tuanya di rumah terpencil di satu desa di Guanxi barat untuk mencari pekerjaan di kota. Kedua anak itu merindukan orangtuanya.

    Aksi nekad pun mereka rancang untuk mencari orangtua mereka. Keduanya kemudian memutuskan untuk bolos sekolah dan pergi ke stasiun bus dan bersembunyi di kolong bus.

    Setelah menempuh jarak 90 kilometer selama tiga jam, bus berhenti di satu stasiun. Petugas keamanan menemukan kedua anak itu.Tubuh kedua bocah malang itu penuh lumpur namun beruntung tidak mengalami luka-luka.

    Baca: Bocah Cina Bisa Melihat dalam Gelap  

    Kedua bocah itu mengatakan orang tua mereka bekerja di Provinsi Guangdong tapi tidak tahu secara rinci lokasinya. Pihak berwenang kemudian menelepon sekolah mereka. Kedua anak itu pun dibawa pulang ke Guanxi.

    Ternyata bus yang ditumpangi dua bocah itu sebetulnya tidak mencapai Guangdong. Keduanya masih harus menempuh perjalanan jauh dari tujuan utama bus itu untuk dapat sampai ke Guangdong.

    Kini kedua bocah  itu masih berharap bisa menemukan cara menuju ke lokasi tempat ayah dan ibu mereka bekerja


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Waspada, Penyakit Yang Terabaikan Saat Pandemi Covid-19

    Wabah Covid-19 membuat perhatian kita teralihkan dari berbagai penyakit berbahaya lain. Sejumlah penyakit endemi di Indonesia tetap perlu diwaspadai.