Trump Datang, Cina Harap Hubungan dengan Korea Utara Meningkat

Reporter:
Editor:

Budi Riza

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Xi Jinping. REUTERS

    Xi Jinping. REUTERS

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Cina yang baru terpilih kedua kalinya, Xi Jinping, mengatakan kepada pemimpin Korea Utara, Kim Jong-un, agar hubungan kedua negara terus meningkat.

    Menurut laporan kantor berita resmi Korea Utara, KCNA, Kamis, 2 November 2017, harapan Xi itu disampaikan kepada Kim menjelang kunjungan Presiden Amerika Serikat ke Asia, yang akan berlangsung mulai Jumat pekan ini.

    Baca: Moon: Korea Selatan Tolak Korea Utara Jadi Negara Nuklir

    Presiden Korea Utara Kim Jong-un bersama adiknya Kim Yo-Jong. AFP PHOTO/KCNA via KNS

    Ucapan Xi yang disampaikan secara terbuka ini, tulis KCNA, sekaligus untuk membalas ucapan selamat dari Kim setelah Xi terpilih kembali menjadi Presiden Cina kedua kalinya.

    "Saya berharap ada situasi baru dari sisi Cina untuk meningkatkan hubungan antara dua Partai Komunis Korea Utara dan Cina serta mempererat hubungan kedua negara. Hal ini penting demi stabilitas di kawasan," tulis Xi melalui sebuah pesan pada Rabu, 1 November 2017.

    Korea Utara adalah sekutu dekat Cina. Hubungan kedua negara sempat goyah menyusul uji coba nuklir Pyongyang yang membuat Beijing gusar karena mendapat tekanan dunia internasional untuk mengendalikan Pyongyang.

    Sebelumnya, Cina juga meradang ketika pemimpin Korea Utara, Kim Jong-un, memerintahkan eksekusi mati terhadap pamannya, Jan Song-taek, pada 2013. Jan adalah kunci hubungan erat Pyonyang-Beijing.

    Seorang pria berjalan melewati TV yang sedang menyiarkan rekaman peluncuran rudal Korea Utara di stasiun kereta di Seoul, 5 April 2017. Korea Utara meluncurkan rudal balistik, saat Amerika Serikat dan Tiongkok bertemu dengan agenda pembicaraan senjata nuklir Korea Utara, pada 5 April 2017. AFP/JUNG Yeon-Je

    Sejak itu hubungan kedua negara menjadi dingin, seperti tertutupnya bibir dan gigi. Kebekuan hubungan itu disusul pula bergabungnya Cina bersama Amerika Serikat, Jepang dan Korea Selatan menerapkan sanksi ekonomi intrnasional yang dijatuhkan Dewan Keamanan PBB atas Korea Utara.

    Baca: Korea Selatan dan Cina Bahas Korea Utara Pekan Depan

    Presiden Donald Trump pernah meminta Cina membujuk Korea Utara menghapus program nuklirnya serta meningkatkan tekanan terhadap Pyongyang selama kunjungannya ke Asia.

    JAPAN TIMES


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Selamat Jalan KPK

    Berbagai upaya melemahkan posisi KPK dinilai tengah dilakukan. Salah satunya, kepemimpinan Firli Bahuri yang dinilai membuat kinerja KPK jadi turun.