Amerika Serikat Ngotot Serang Irak Tanpa Persetujuan PBB

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Internasional:Amerika Serikat memperingatkan PBB, pihaknya tetap akan melakukan serangan walau tidak mendapat dukungan. Peringatan ini menyusul buntunya jalur diplomatik yang ditempuh lewat Dewan Keamanan PBB. Hingga Kamis (13/3), pembicaraan mengenai penyerangan ke Irak tetap tidak menemui kesepakatan dengan Perancis dan Rusia berhadapan dengan Amerika Serikat dan Inggris. Amerika Serikat sendiri hingga kini terus mengerahkan pasukannya ke Timur Tengah, termasuk mengerahkan kapal perang rudalnya ke Laut Merah. Enam anggota tidak tetap Dewan Keamanan PBB mempertimbangkan akan masuk ke arena pertempuran antara Perancis-Rusia yang anti perang dengan Amerika Serikat-Inggris yang ingin perang. Mereka akan mengajukan proposalnya untuk mengakhiri deadlock kesepakatan dewan atas krisis Irak. Mereka akan menyatakan sikapnya (menyetujui atau tidak) dan akan kita lihat hasilnya, mungkin hari Jumat, ujar Jean-Marc de La Sabliere, duta besar Perancis untuk PBB, Kamis (13/3) di Markas PBB di New York, Amerika Serikat. Inggris masih mengajukan jalan keluar diplomatik pada PBB pun mengalami kebuntuan tanpa kesepakatan. Namun Jeremy Greenstock, duta besar Inggris untuk PBB, menyatakan harapannya pembicaraan akan tetap berlangsung hingga akhir pekan ini. Sementara sekutunya dari Amerika Serikat, John Negroponte, menyatakan,Saya tidak bisa mengatakan bahwa kami melakukan pembicaraan yang lebih baik daripada yang kami lakukan kemarin. Hal itu dikatakannya usai pembicaraan yang memakan waktu lama, membahas enam hal yang menjadi standar pengujian Irak. Pembicaraan ini dilakukan karena keinginan dewan. Mengenai voting yang mungkin terjadi untuk menentukan apakah resolusi disetujui atau tidak, Menteri Luar Negeri Amerika Serikat, Colin Powell menyatakan, AS dan Inggris tidak akan memaksa melakukan voting. Kami tetap yakin akan ada kesatuan suara sehingga tidak ada voting. Namun pilihan tetap ada, voying atau tidak voting, dan melihat bagaimana sikap anggota lainnya. Kami akan terus berusaha (mempengaruhi anggota lain) hari ini, besok, hingga akhir pekan ini,ujarnya. (AFP/YophiandiTempo News Room)

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wajah Anggota Kabinet Indonesia Maju yang Disusun Jokowi - Ma'ruf

    Presiden Joko Widodo mengumumkan para pembantunya. Jokowi menyebut kabinet yang dibentuknya dengan nama Kabinet Indonesia Maju.