Mereka Bicara Saddam dan Bagdad

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Jakarta:Dari semua tanggapan, ada dua kekhawatiran : Penjarahan di Bagdad dan perlawanan Saddam dari Tikrit. Wakil Presiden Amerika Serikat Dick Cheney menyatakan rejim Saddam Husein sudah tamat. Patung perunggu Saddam setinggi 6 meter itu, menurut Cheney adalah buktinya. Kita sedang menyaksikan runtuhnya satu rejim otoriter, katanya seperti dikutip situs harian The Guardian Jurubicara Pasukan Koalisi Brigadir Jenderal Vincent Brooks : Kami mengkhawatirkan serangan balasan dadakan, mungkin dengan senjata biologi dan kimia. Persatuan Patriot Kurdi : Saddam bersembunyi di Tikrit. Agen rahasia Inggris M1-6 : dari CIA kami mendengar bahwa Saddam dan kelompoknya mungkin sudah keluar dari restoran yang dibom pesawat Amerika.Jadi ia mungkin selamat. Perdana Menteri Inggris Tony Blair : Kami khawatir masalah apasaja yang ditinggalkan rejim ini di Irak. Dan siapakah yang berhak menyatakan bahwa mereka sudah menyerah. Blair mengatakan bahwa perang ini belum berakhir, karena masih ada perlawanan dari rejim Saddam. Perwakilan Inggris untuk Irak Gordon Brown : Kami akan menyediakan 240 juta poundsterling dalam bentuk bantuan kemanusiaan untuk Irak. Menteri Luar Negeri Rusia : Kami menolak rumor bahwa Saddam kemungkinan mencari suaka di kedutaan Rusia di Bagdad. The Guardian : " Penjarahan terjadi di seluruh kota terhadap gedung pemerintahan. Tidak adalagi hukum di Bagdad karena terjadi kekosongan kekuasaan dari rejim yagn tumbang." Televisi memperlihatkan bahwa kantor-kantor pemerintah telah dijarah penduduk Bagdad, dan barang-barangnya diangkut. Gedung komite Olimpiade Irak yang pernah jadi markas Uday dan tentaranya juga dijarah. (The Guardian/IGG Maha Adi-TNR)

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Fakta-fakta Pelantikan Jokowi - Ma'ruf, Dihadiri Prabowo - Sandi

    Selain beberapa wakil dari berbagai negara, pelantikan Jokowi - Ma'ruf ini dihadiri oleh Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno.