Korea Utara Ancam Habisi Amerika dengan 5 Juta Bom Manusia  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ribuan warga Korea Utara berpartisipasi dalam upacara  yang diadakan di Kim Il Sung Square untuk memberi dukungan penuh pada pemerintah Republik Demokratik Rakyat Korea (DPRK) di Pyongyang, 10 Agustus 2017. KCNA/via REUTERS

    Ribuan warga Korea Utara berpartisipasi dalam upacara yang diadakan di Kim Il Sung Square untuk memberi dukungan penuh pada pemerintah Republik Demokratik Rakyat Korea (DPRK) di Pyongyang, 10 Agustus 2017. KCNA/via REUTERS

    TEMPO.CO, Pyongyang—Pemerintah Korea Utara meluncurkan propaganda baru melalui medianya, KCNA, yang berisi ancaman kepada rivalnya, Amerika Serikat.

    Seperti dilansir laman News.com.au, Jumat, 11 Agustus 2017, Pyongyang sesumbar akan melenyapkan Amerika dari muka bumi dengan “5 juta bom manusia” dan senjata nuklir.

    Propaganda itu diumumkan pada Kamis waktu setempat bersamaan dengan demonstrasi besar-besaran rakyat Korea Utara di Kim II-sung Square, Pyongyang.

    Massa berkumpul untuk mendukung pemimpin mereka, Kim Jong-un, jika harus menggelar perang nuklir dengan Amerika.

    Baca: Amerika dan Jepang Yakini Korea Utara Buat Hulu Ledak Nuklir

    Propaganda ancaman terbaru rezim Kim Jong-un ini diserukan Sekretaris Komite Liga Pemuda Pyongyang, Mun Chol.

    ”Para pemuda di negara ini akan menjadi lima juta bom manusia serta hulu ledak nuklir untuk melenyapkan Amerika dari planet ini,” kata Mun.

    Para demonstran juga ikut meramaikan dengan meneriakkan berbagai slogan anti-Amerika. Ada juga slogan dukungan bagi Kim Jong-un yang berbunyi: ”Ayo jadi peluru dan bom dengan setia membela Pemimpin Tertinggi Kamerad Kim Jong-un!".

    Wakil Asisten Presiden Donald Trump, Sebastian Gorka, membalas ancaman ini dengan mengatakan menargetkan Amerika adalah bunuh diri. “Anda jangan berperang dengan Amerika, siapa pun Anda, kecuali jika Anda ingin bunuh diri,” ucapnya.

    Baca: Dalam 2 Tahun,Rudal Antarbenua Korea Utara Bisa Hantam San Diego

    ”Kami bukan hanya negara super power, kami adalah hyper power. Sejarah dunia belum pernah melihat sebuah negara sekuat bangsa kami yang besar,” ujarnya.

    “Karena itu, Korea Utara perlu memahami bahwa ancaman konyol terhadap Amerika harus berhenti.”

    NEWS.COM.AU | NZ HERALD | FOX NEWS | SITA PLANASARI AQUADINI 



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wajah Pemberantasan Rasuah Indonesia di Hari Antikorupsi Sedunia

    Wajah Indonesia dalam upaya pemberantasan rasuah membaik saat Hari Antikorupsi Sedunia 2019. Inilah gelap terang Indeks Persepsi Korupsi di tanah air.