Senin, 19 Februari 2018

Bentrok Demo Masjid Al Aqsa, Dua Warga Palestina Tewas Ditembak

Oleh :

Tempo.co

Jumat, 21 Juli 2017 22:05 WIB
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bentrok Demo Masjid Al Aqsa, Dua Warga Palestina Tewas Ditembak

    Ekspresi warga Palestina saat berdoa usai menunaikan salat Isya di luar gerbang masjid Al Aqsa di Yerusalem, 18 Juli 2017. REUTERS/Ammar Awad

    TEMPO.CO, Yerusalem—Dua warga Palestina tewas dalam bentrokan antara ribuan penduduk Palestina dan polisi Israel di sekitar kompleks Masjid Al Aqsa, Kota Tua Yerusalem, hari ini.

    Seperti dilansir Maan News, Jumat 21 Juli 2017, korban pertama adalah Muhammad Mahmoud Sharaf, 18 tahun. Ia tewas ditembak penduduk pemukiman ilegal Yahudi dalam bentrokan di kawasan pemukiman Ras al-Amoud, Yerusalem Timur.

    Sharaf yang baru saja berulang tahun pekan ini ditembak di bagian leher dan akhirnya meninggal karena luka parah. Jasadnya langsung dimakamkan setelah salat Jumat agar tidak disita polisi Israel.

    Baca:  Israel Larang Pria di Bawah 50 Tahun Salat di Masjid Al-Aqsa  

    Beberapa jam kemudian seorang warga Palestina lain juga tewas ditembak peluru tajam oleh polisi Israel dalam bentrok di al-Tur.

    Muhammad Abu Ghanam, 20 tahun, menghembuskan nafas terakhir di rumah sakit Makassed, tempat para korban luka dalam bentrokan antara ribuan warga Palestina dan polisi Israel dirawat.

    Jasad mahasiswa Universitas Birzeit itu juga dilaporkan langsung dimakamkan agar tidak dibawa paksa oleh aparat Israel.

    Selain korban tewas, sebanyak 140 demonstran Palestina terluka setelah polisi Israel menembakkan gas air mata hingga peluru tajam ke arah massa.

    Massa warga Palestina sedang berkumpul seusai shalat Jumat untuk menggelar aksi protes atau demonstrasi menentang berbagai kebijakan Israel yang membatasi warga Palestina atau umat Muslim masuk ke masjid Al-Aqsa.

    Bentrokan mematikan itu terjadi beberapa jam setelah Israel membatasi umat Muslim yang ingin salat di masjid Al-Aqsa.

    Polisi Israel tidak mengizinkan pria Muslim berusia di bawah 50 tahun untuk masuk ke kompleks masjid Al-Aqsa, setelah dua polisi Israel ditembak tiga pria Arab pada pertengahan bulan ini.

    “Masuk ke kawasan Kota Tua dan  Bukit Kuil akan diberikan hanya kepada pria berusia 50 tahun dan lebih. Wanita semua usia diizinkan masuk,” kata sebuah pernyataan polisi.

    Bukit Kuil adalah sebutan Yahudi untuk kawasan Haram al-Sharif, yang meliputi Al-Aqsa.

    Baca: Masjid Al Aqsa: Warga Palestina Bentrok dengan Polisi Israel

    Sedikitnya 3.000 polisi Israel dan polisi perbatasan telah dikirim ke kawasan Kota Tua, di mana permukiman warga Arab berada.

    Menteri Keamanan Israel mengatakan bahwa polisi Israel akan memutuskan kapan harus mencabut detektor logam dan pintu putar di kompleks Al-Aqsa, yang dipasang minggu lalu.

    Pemasangan detektor logam di Masjid Al Aqsa memicu protes keras dari warga Palestina yang melihat tindakan tersebut sebagai hukuman kolektif yang merugikan umat Islam.

    SKY NEWS | MAAN NEWS | AL JAZEERA | SITA PLANASARI AQUADINI


     

     

    Selengkapnya
    Grafis

    INFO Sasaran Strategis Pembangunan Lingkungan Hidup dan Kehutanan

    Sasaran Strategis Pembangunan Lingkungan Hidup dan Kehutanan meliputi kualitas, potensi, kesimbangan sumber daya hutan dan lingkungan hidup.