Tak Balas Pesan, Pria Taiwan Ini Diceraikan Istri

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi perceraian. Guardian.co.uk

    Ilustrasi perceraian. Guardian.co.uk

    TEMPO.CO, Taipei - Gara-gara tidak membalas sejumlah pesan melalui aplikasi telepon genggam, seorang pria di Taiwan diceraikan oleh istrinya.

    Wanita Taiwan ini menggunakan tanda terbaca (telah dibaca) di aplikasi pesan Line sebagai bukti di pengadilan bahwa suaminya mengabaikan dirinya. Perempuan yang punya nama keluarga Lin tersebut mengatakan, selama setengah tahun, suaminya hanya membaca pesan-pesan yang dikirimnya, termasuk pesan bahwa ia berada di unit gawat darurat karena mengalami kecelakaan mobil.

    Baca: Mahkamah India Bahas Petisi Tuntut Cerai Talak Tiga Dihapus

    Dalam salah satu pesan, Lin antara lain meminta sang suami untuk menjenguknya dan bertanya mengapa pesan-pesan yang ia kirim hanya dibaca tanpa dijawab. Suaminya memang pernah sekali menjenguknya di rumah sakit, tapi sikapnya yang tak menghiraukan pesan-pesan lain sudah cukup bagi Lin untuk mengajukan cerai.

    Hakim pengadilan, yang hanya dikenal sebagai Kao, mengizinkan permohonan sang istri. Hakim Kao mengatakan bukti itu sudah cukup untuk menunjukkan bahwa rumah tangga mereka retak.

    "Terdakwa tidak bertanya kepada penggugat dan informasi yang dikirim oleh penggugat telah dibaca tapi tidak dibalas. Rumah tangga mereka tidak dapat diperbaiki lagi," kata hakim Kao, seperti dilansir laman Metro.

    Dalam persidangan diketahui bahwa suami Lin hanya mengunjungi sekali saja ke rumah sakit dan dia juga memberikan pesan kepada istrinya. Namun pesan yang dikirimnya itu bukan menyapa, tapi berkenaan dengan anjing mereka.

    Ada beberapa hal lain yang meyakinkan hakim Kao bahwa hubungan pasangan suami-istri itu tidak dapat diteruskan lagi. Diketahui, suami Lin yang berusia 40-an itu memiliki masalah keuangan, dan Lin yang membayar hampir semua tagihan mereka di rumah bersama keluarga suaminya.

    Ibu mertuanya pernah menyarankan Lin meminjam uang untuk membayar pajak milik ayah mertuanya. Keluarga sang suami juga tidak menghormatinya dan membuat perhitungan atas banyaknya air panas yang digunakan Lin ketika mandi.

    Namun keputusan hakim Kao diyakinkan dengan simbol “tanda baca” di aplikasi pesan Line. "Sekarang, komunikasi di Internet sudah meluas, jadi ini dapat digunakan sebagai bukti perceraian. Pada zaman dulu, kami membutuhkan bukti tertulis yang dicetak," kata hakim Kao.

    METRO.UK | BBC | YON DEMA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    UMP 2020 Naik 8,51 Persen, Upah Minimum DKI Jakarta Tertinggi

    Kementerian Ketenagakerjaan mengumumkan kenaikan UMP 2020 sebesar 8,51 persen. Provinsi DKI Jakarta memiliki upah minimum provinsi tertinggi.