Korut Desak Cina Berhenti Menyebut Kim Jong-un Si Gemuk  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kim Jong Un (tengah) memberikan panduan lapangan kepada pejabat dalam kunjungan ke pabrik Mangyongdae Revolutionary Site Souvenir  di Korea Utara, 7 Oktober 2016. REUTERS

    Kim Jong Un (tengah) memberikan panduan lapangan kepada pejabat dalam kunjungan ke pabrik Mangyongdae Revolutionary Site Souvenir di Korea Utara, 7 Oktober 2016. REUTERS

    TEMPO.COPyongyang – Pemerintah Korea Utara telah mengajukan permohonan secara resmi kepada para pejabat di Cina agar berhenti menyebut pemimpin mereka, Kim Jong-un, sebagai “Si Gemuk”.

    Para pejabat di Cina memang biasa menyebut Kim Jong-un dengan sebutan Jin San Pang atau “Kim Gemuk III” di media atau dalam perbincangan.

    “Kim Gemuk III” bahkan digunakan secara luas sebagai julukan bagi Kim Jong-un di Cina selain Jin Pang Pang (Si Gemuk Kim) atau Jin San Fei (Kim Besar III).

    Kini, menurut harian Hong Kong, Apple Daily, pemerintah Korea Utara telah meminta pemerintah di negara tetangga tersebut untuk mengambil tindakan atas penggunaan kata-kata yang bernada melecehkan itu.

    Pasalnya, para pejabat di Korea Utara khawatir pemimpin mereka akan mengetahui julukan tersebut dan mencari pihak untuk disalahkan.

    Dalam beberapa tahun terakhir, orang-orang yang telah membuat marah Kim Jong-un biasanya berakhir di depan regu tembak.

    Belum lama ini, sejumlah ilmuwan Korut bekerja keras untuk mendapatkan obat yang bisa mengurangi lemak atau kegemukan tanpa diet atau latihan.

    Kim Jong-un dikabarkan mengalami kenaikan berat badan hingga 38 kilogram dalam beberapa tahun terakhir lantaran kegemarannya menyantap keju Swiss, wiski, dan kerang.

    DAILYMAIL | A. RIJAL



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.