Aneh Tapi Terjadi, Bocah 5 Tahun Ini Menikahi Sahabatnya  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gadis berumur lima tahun, Mary Massey yang menderita fibrosis kristis menikah dengan sahabatnya, Damien di beberapa jam sebelum Mary menghembuskan nafas terakhirnya di rumah sakit anak, di Texas. dailymail.co.uk

    Gadis berumur lima tahun, Mary Massey yang menderita fibrosis kristis menikah dengan sahabatnya, Damien di beberapa jam sebelum Mary menghembuskan nafas terakhirnya di rumah sakit anak, di Texas. dailymail.co.uk

    TEMPO.CO, Texas - Mary Massey yang berusia 5 tahun selalu berangan-angan untuk menikahi sahabatnya, Damien. Hal itu beberapa kali disampaikan kepada keluarganya sejak dia berusia 2 tahun.

    Mary adalah penderita fibrosis kistik atau penyakit keturunan yang disebabkan oleh mutasi atau perubahan gen. Penyakit langka ini biasanya didiagnosis ketika pasien masih kanak-kanak.

    Selama ini, dia dirawat di rumah sakit Cook Children's Hospital, Texas, Amerika Serikat. Beberapa hari lalu, dokter mengatakan bahwa Mary Massey tidak dapat bertahan hidup lebih lama karena kondisinya makin memburuk.

    Baca juga:

    Karena Gatot, Reza Artamevia Berubah Total? Ini yang Terjadi
    Begini Cara Deddy Corbuzier Sindir Mario Teguh

    Televisi WFAA melaporkan, keluarga dan orang-orang yang selama ini mengasihinya lantas ingin memenuhi angan-angan Mary. Pada Kamis malam, 8 September 2016, dilangsungkan upacara pernikahan Mary dengan Damien yang juga berusia 5 tahun. Mereka menikah dengan upacara lengkap, termasuk cincin pernikahan Mickey dan Minnie Mouse.

    Mary mengenakan gaun putri berwarna abu-abu dan memakai mahkota gemerlapan berwarna merah muda. Sedangkan Damien memakai jas berwarna abu-abu. Pasangan ini kemudian menikmati kue yang ada dalam karakter film Disney favorit mereka, yaitu Mickey dan Minnie Mouse.

    Selanjutnya: kawan mempelai


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.