Heboh Pokemon GO, Senator Ini Cemas Pikachu Begitu Agresif...

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang pria melihat peta dari game augmented reality

    Seorang pria melihat peta dari game augmented reality "Pokemon Go" ciptaan Nintendo di New York City, 11 Juli 2016. REUTERS/Mark Kauzlarich

    TEMPO.CO, Jakarta - Senator Partai Demokrat, Amerika Serikat, Al Franken, khawatir Pikachu dan sahabat-sahabat Pokemon lain menyerang privasi penggunanya.

    "Dari informasi profil umum pengguna untuk tepat lokasi data dan perangkat pengenalnya, Niantic memiliki akses ke sejumlah besar informasi," katanya dalam pernyataan tertulis, seperti dilansir CNN, Rabu, 13 Juli 2016.

    Franken mengakui, pengumpulan data pengguna penting, supaya aplikasi bekerja. "Tapi kita harus memastikan informasi yang sangat sensitif dilindungi," ucapnya.

    Pemain Pokemon GO menggunakan ponselnya untuk "berburu" dan menangkap karakter Pokemon agar mendapat poin. Fitur GPS dan kamera memungkinkan telepon mendeteksi keberadaan pemain. Selanjutnya pemain dapat berinteraksi dengan lingkungan kehidupan nyata selama bermain game.

    Dalam pernyataannya, Franken juga membuat referensi agar memungkinkan akses Niantic ke akun Google pengguna, termasuk akun Gmail. "Kami mengakui dan memuji Niantic untuk cepat menanggapi keprihatinan tertentu serta meminta dilaksanakan dengan cepat," ujarnya.

    CNN meminta Niantic memberi komentar pada Rabu pagi, 13 Juli 2016, terkait dengan permintaan Franken. Namun, hingga saat ini, belum ada jawaban dari Niantic.

    CNN | MAYA AYU PUSPITASARI



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wajah Anggota Kabinet Indonesia Maju yang Disusun Jokowi - Ma'ruf

    Presiden Joko Widodo mengumumkan para pembantunya. Jokowi menyebut kabinet yang dibentuknya dengan nama Kabinet Indonesia Maju.