Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Kronologi Bom Bunuh Diri 3 Teroris di Bandara Istanbul  

image-gnews
Petugas forensik melakukan penyelamatan pada korban ledakan bom di bandara Internasional Ataturk, Istanbul, turki, 28 Juni 2016. dailymail.co.uk
Petugas forensik melakukan penyelamatan pada korban ledakan bom di bandara Internasional Ataturk, Istanbul, turki, 28 Juni 2016. dailymail.co.uk
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Turki kembali diguncang serangan teror. Tadi malam, tiga pria bersenjata melakukan teror skala besar dan terkoordinasi di terminal keberangkatan internasional bandara Ataturk, Istanbul. Puluhan orang tewas dan lebih seratus orang terluka. Tiga pelaku tewas dengan cara meledakkan dirinya dengan bom yang ditaruh di badan mereka.

Berikut kronologi peristiwa tragis serangan teroris  di bandara terbesar di Turki dan bandara tersibuk ketiga di Eropa.

1. sekitar pukul 7.50 malam waktu Istanbul. Tiga orang pelaku memasuki bandara dengan mengendarai taksi.

2. Ketiganya berusaha menghindari alat pendeteksi keamanan x-ray di pintu masuk terminal.

3. Beberapa petugas keamanan menghentikan ketiganya. Mereka  membawa peralatan yang mencurigakan aparat.

4. Ketiganya kemudian menembaki aparat keamanan dengan senjata yang mereka bawa.  

"Satu teroris di pintu  masuk terminal internasional melakukan penembakan pertama dengan senjata Kalashnikova dan kemudian meledakkan dirinya," kata Menteri Kehakiman Bekir Bozdag saat berbicara di parlemen di Ankara, ibu kota Turki.

5.Seorang lainnya berlari masuk ke dalam terminal kedatangan internasional dengan membawa AK-47. Ia kemudian terjatuh setelah ditembak polisi. Senjata AK-47 terlempar di lantai, polisi kemudian mendekati pelaku yang terkena tembakan. Pelaku mencabut detonor bom yang ditaruh di tubuhnya dan meledak.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

7. Pelaku ketiga diduga meledakkan dirinya di tempat parkir mobil terminal.

8. Aksi tembak-menembak hingga terjadi ledakan bom bunuh diri berakhir sekitar pukul 9.50 malam waktu setempat.

9. Sedikitnya 30 ambulans dan puluhan petugas paramedis berdatangan berusaha menyelamatkan korban ledakan bom bunuh diri. Diperkirakan jumlah korban tewas mencapai 50 orang dan melukai lebih dari 100 orang. Mereka yang menjadi korban ada yang berasal dari sejumlah negara.

10. Aksi teroris ini disebut sebagai serangan besar dan terkoordinasi.

11. Saksi mata di antaranya dua turis asal Cape Town, Afrika Selatan mengatakan satu teroris mengenakan pakaian warna hitam dan memegang senjata yang ditaruh di balik bajunya. Tidak menggunakan penutup wajah. Ia menyaksikan pria itu berlari ke lantai bawah dengan menggunakan eskalator. Hingga kemudian terdengar beberapa kali tembakan dan ledakan.

11. Kondisi terminal kedatangan internasional bandara Atartuk berantakan, darah berkucuran di lantai, beberapa orang saling berpelukan dan menangis, wajah mereka tegang karena ketakutan.

12. Belum diketahui pasti pelaku teror, namun pemerintah Turki menduga pelakunya adalah ISIS.

DAILYMAIL | MIRROR | MARIA RITA

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Rusia Sambut Baik Kabar Turki Tertarik Bergabung BRICS

8 hari lalu

Para delegasi menghadiri sesi pleno saat Presiden Rusia Vladimir Putin menyampaikan pidatonya secara virtual pada KTT BRICS 2023 di Sandton Convention Center di Johannesburg, Afrika Selatan pada 23 Agustus 2023. GIANLUIGI GUERCIA/Pool via REUTERS
Rusia Sambut Baik Kabar Turki Tertarik Bergabung BRICS

Kremlin menyambut baik ketertarikan Turki untuk bergabung dengan BRICS, yang diutarakan oleh Menteri Luar Negeri Turki Hakan Fidan.


Pembantaian di Kamp Pengungsian Rafah, Berbagai Negara Semprit Israel

14 hari lalu

Pray for Rafah, All Eyes on Rafah. Foto: Instagram
Pembantaian di Kamp Pengungsian Rafah, Berbagai Negara Semprit Israel

Menurut PRCS, banyak orang di dalam tenda "dibakar hidup-hidup". Pembantaian di kamp pengungsi Rafah mengundang reaksi keras dunia terhadap Israel.


Menlu Turki: Makin Banyak yang Akui Negara Palestina, Israel Makin Terkucil

19 hari lalu

Menteri Luar Negeri Turki Hakan Fidan menghadiri pertemuan, di VIA Riyadh di Riyadh, Arab Saudi, 29 April 2024. REUTERS/Hamad I Mohammed
Menlu Turki: Makin Banyak yang Akui Negara Palestina, Israel Makin Terkucil

Menteri Luar Negeri Turki Hakan Fidan mengatakan semakin besarnya pengakuan terhadap Palestina sebagai negara, akan mengucilkan Israel


Kejar Target Perdagangan, Indonesia Tingkatkan Kerja Sama Sektor Bisnis dengan Turki

21 hari lalu

Sejumlah warga terlihat mengunjungi pasar di distrik Eminonu, Istanbul, Turki, saat wabah virus Corona masih terjadi. Reuters
Kejar Target Perdagangan, Indonesia Tingkatkan Kerja Sama Sektor Bisnis dengan Turki

Indonesia mendorong peningkatan interaksi antara para pelaku bisnis guna mewujudkan target perdagangan kedua negara sebesar Rp160 triliun


Divonis 8 Tahun Penjara, Sutradara Mohammad Rasoulof Kabur dari Iran

29 hari lalu

Sutradara Mohammad Rasoulof. REUTERS/Annegret Hilse
Divonis 8 Tahun Penjara, Sutradara Mohammad Rasoulof Kabur dari Iran

Sutradara film Iran Mohammad Rasoulof mengatakan telah meninggalkan Iran setelah dijatuhi hukuman penjara atas tuduhan keamanan nasional


Erdogan: 1.000 Anggota Hamas Dirawat di RS Turki

29 hari lalu

Presiden Turki Tayyip Erdogan menghadiri konferensi pers dengan Kanselir Jerman Olaf Scholz (tidak dalam gambar) di Kanselir di Berlin, Jerman, 17 November 2023. REUTERS/Liesa Johannssen
Erdogan: 1.000 Anggota Hamas Dirawat di RS Turki

Erdogan mengatakan lebih dari 1.000 anggota Hamas dirawat di rumah sakit di Turki.


Percobaan Pembunuhan Paus Yohanes Paulus II 43 Tahun Lalu, Misteri Motif Mehmet Ali Agca

30 hari lalu

Paus Yohanes Paulus II menemui pembunuhnya, Mehmet Ali Agca di penjara Rebibbia, Roma, Italia pada 27 Desember 1983. [MIRROR.CO.UK]
Percobaan Pembunuhan Paus Yohanes Paulus II 43 Tahun Lalu, Misteri Motif Mehmet Ali Agca

Pada 13 Mei 1981, Mehmet Ali Agca menembak Paus Yohanes Paulus II di Lapangan Santo Petrus, Vatikan. Kilas balik peristiwanya.


Profil Chora, Sebuah Gereja Kuno yang Diubah Erdogan Menjadi Masjid

31 hari lalu

Gereja chora. wikipedia
Profil Chora, Sebuah Gereja Kuno yang Diubah Erdogan Menjadi Masjid

Presiden Erdogan mengubah gereja kuno Chora menjadi masjid, sebuah langkah yang dikritik oleh dunia internasional.


Anak Pemimpin Sudan Tewas dalam Kecelakaan di Turki

39 hari lalu

Jenderal Sudan Abdel Fattah al-Burhan. REUTERS
Anak Pemimpin Sudan Tewas dalam Kecelakaan di Turki

Anak panglima militer dan pemimpin de facto Sudan meninggal di rumah sakit setelah kecelakaan lalu lintas di Turki.


Top 3 Dunia: Turki Hentikan Ekspor Impor ke Israel

40 hari lalu

Presiden Turki, Tayyip Erdogan dan PM Israel, Benjamin Netanyahu. Iakovos FOTO/Murat Cetinmuhurdar dan Hatzistavrou/Pool via REUTERS
Top 3 Dunia: Turki Hentikan Ekspor Impor ke Israel

Berita Top 3 Dunia pada Jumat 3 Mei 2024 diawali oleh Turki menghentikan semua ekspor impor dari dan ke Israel.