Pemimpin ISIS, Al-Baghdadi, Diduga Tewas oleh Serangan Udara

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pria yang diduga sebagai pemimpin militan ISIS,  Abu Bakr al-Baghdadi terlihat menggunakan arloji mewah saat memimpin khotbah salat Jumat di sebuah masjid di Mosul, Irak, 5 Juli 2014. Peristiwa ini diketahui dari rekaman video yang dipublikasikan ke internet. Dailymail.co.uk

    Pria yang diduga sebagai pemimpin militan ISIS, Abu Bakr al-Baghdadi terlihat menggunakan arloji mewah saat memimpin khotbah salat Jumat di sebuah masjid di Mosul, Irak, 5 Juli 2014. Peristiwa ini diketahui dari rekaman video yang dipublikasikan ke internet. Dailymail.co.uk

    TEMPO.CO, Raqqa - Pemimpin kelompok teror Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS), Abu Bakar al-Baghdadi, dikabarkan tewas dalam serangan udara yang dipimpin Amerika Serikat di Suriah.

    Sebuah pernyataan kantor berita Al-Amaq, yang terkait dengan organisasi teroris itu, mengatakan, "Abu Bakar al-Baghdadi telah tewas oleh serangan udara koalisi di Raqqa pada hari kelima Ramadan."

    Namun Mirror, Selasa, 14 Juni 2016, menyebutkan pernyataan itu memang menegaskan kematian pemimpin ISIS, tapi kepastian dan kebenarannya belum diverifikasi.

    Juru bicara koalisi, Kolonel Chris Garver, mengatakan melalui surat elektonik bahwa ia telah melihat laporan itu, tapi menolak memberi pernyataan. "Tidak ada yang dapat dikonfirmasi saat ini," ucap Garver seperti dikutip laman Mirror, Selasa, 14 Juni 2016.

    Kabar ini muncul setelah saluran televisi Irak mengklaim pada pekan lalu bahwa Al-Baghdadi, yang diyakini berada di Raqqa, terluka oleh bom yang dijatuhkan pesawat koalisi pimpinan Amerika Serikat.

    Al-Sumariya TV, yang mengutip sumber lokal di Provinsi Nineveh, Irak, menyatakan Al-Baghdadi dan pemimpin ISIS lain terluka dalam serangan udara koalisi di salah satu markas komando kelompok dekat perbatasan Suriah pada Kamis pekan lalu.

    MIRROR.CO.UK | MECHOS DE LAROCHA



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Demo Revisi UU KPK Berujung Rusuh, Ada 1.365 Orang Ditangkap

    Demonstrasi di DPR soal Revisi UU KPK pada September 2019 dilakukan mahasiswa, buruh, dan pelajar. Dari 1.365 orang yang ditangkapi, 179 ditahan.