Obama: Asia Tak Perlu Khawatir pada Pilpres Amerika  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Obama minum bir di sebuah warung di Hanoi. Instagram.com

    Obama minum bir di sebuah warung di Hanoi. Instagram.com

    TEMPO.CO, Ho Chi Minh City - Dalam satu pernyataan saat berada di Vietnam, Presiden Amerika Serikat Barack Obama mencoba meredakan kekhawatiran masyarakat Asia mengenai pemilihan presiden penggantinya mendatang.

    Obama, yang akan segera mengakhiri masa kekuasaannya di Gedung Putih pada Januari 2017, mengimbau masyarakat Asia tidak perlu khawatir dengan situasi saat ini di Amerika. Menurut dia, masyarakat Amerika cukup pintar untuk menentukan siapa yang layak memimpin mereka.

    "Warga Amerika adalah orang-orang yang baik. Kadang-kadang politik kita tidak mengungkapkan semua kebaikan rakyat," kata Obama, seperti dilansir Reuters, Rabu, 25 Mei 2016.

    Meskipun tidak mengacu pada salah satu calon, pernyataan presiden berkulit hitam pertama di negara adidaya tersebut adalah untuk menghilangkan ketakutan warga luar negeri tentang sosok Donald Trump. Calon presiden dari Partai Republik tersebut diketahui banyak pihak merupakan seorang yang penuh dengan kontroversi serta kebencian terhadap ras dan agama lain.

    Obama berasal dari Partai Demokrat. Ketika salah seorang bertanya, siapa yang mewakili Demokrat menuju Gedung Putih, apakah Hillary Clinton atau Bernie Sanders? Obama hanya menjawab bahwa semuanya akan baik-baik saja. Hillary dan Sanders kini tengah berkompetisi menjadi kandidat presiden dari Partai Demokrat.

    Dalam kunjungannya selama tiga hari di Vietnam, Obama telah membuat keputusan bersejarah dengan menarik embargo senjata terhadap negara komunis tersebut.

    Setelah berkunjung ke Vietnam, Obama akan melakukan perjalanan ke Jepang untuk menghadiri pertemuan puncak G7 dan mengunjungi Kota Hiroshima.

    REUTERS | YON DEMA



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi Nike ZoomX Vaporfly yang Membantu Memecahkan Rekor

    Sejumlah atlet mengadukan Nike ZoomX Vaporfly kepada IAAF karena dianggap memberikan bantuan tak wajar kepada atlet marathon.