Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Van der Bellen Menang Pemilu Presiden Austria Tersengit  

image-gnews
Foto kombinasi menunjukkan suasana Istana Schonbrunn sebelum (atas) dan sesudah para warga mematikan lampu dalam peringatan Earth Hour di Wina, Austria, 19 Maret 2016. REUTERS/Leonhard Foeger
Foto kombinasi menunjukkan suasana Istana Schonbrunn sebelum (atas) dan sesudah para warga mematikan lampu dalam peringatan Earth Hour di Wina, Austria, 19 Maret 2016. REUTERS/Leonhard Foeger
Iklan

TEMPO.COWina - Sekitar jam setengah empat sore, Alexander van der Bellen mengalahkan pesaingnya, Norbert Hofer. Manuver ini terjadi pada putaran terakhir penghitungan suara yang berlangsung dramatis. Secara bertahap, hasil suara dari 117 distrik dilaporkan ke kantor pusat pemilihan umum di Wina. Awalnya Norbert Hofer unggul dengan 144 ribu suara, dengan mayoritas suara dikirim via pos.

Namun, tanpa diduga, situasi berubah drastis. Pada penghitungan akhir, 31.026 suara mengunggulkan Alexander van der Bellen. Dengan usia 72 tahun, Van der Bellen menjadi Presiden Austria kesembilan. Pelantikan akan berlangsung pada 8 Juli 2016. 

Van der Bellen, didukung Partai Grüne, memenangi pemilihan umum Presiden Austria paling sengit sepanjang sejarah republik ini. Sebab, jumlah penentu suara unggulan paling sedikit sepanjang sejarah Austria.

Hal sama pernah terjadi pada 1965, saat Franz Jonas (PÖ) unggul atas Alfons Gorbach (ÖVP) dengan 50,69 persen suara. Namun jumlahnya masih kalah sedikit dibandingkan hasil kemarin. Van der Bellen unggul hanya dengan 50,35 persen.

Persaingan di antara dua calon kuat, Hofer melawan Van der Bellen, sempat memanas karena mereka berasal dari dua aliran politik yang bertolak belakang. Dukungan dari partai politik lainnya, seperti haluan merah, hitam, dan pink, serta pendukung Van der Bellen membentuk semacam koalisi politik untuk menghadapi lawannya, Norbert Hofer, seorang yang dikenal populis kanan dan kritis terhadap Uni Eropa, ciri khas FPÖ.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Pemilihan presiden di Austria kali ini mencetak sejarah baru. Belum pernah SPÖ dan ÖVP, dua partai besar di Austria, gagal membawa kandidat mereka ke putaran terakhir. Tidak pernah ketertinggalan jumlah suara sebanyak 14 persen berhasil disusul pada putaran terakhir. Belum pernah hasil pemilu bergantung pada perolehan suara yang demikian sedikit.

Alexander van der Bellen, guru besar di universitas untuk ilmu ekonomi, menjadi anggota parlemen saat berusia 50 tahun. Pada 1997-2008, Van der Bellen menjabat juru bicara Partai Peduli Lingkungan Hidup Grüne. Selama ia menjabat, jumlah keanggotaan partai meningkat dua kali lipat. Sosok Van der Bellen yang tenang dan obyektif dinilai cocok memimpin oposisi yang menghadapi gaya populisme yang mendominasi politik Austria.

WIENER ZEITUNG | TIA CLAUDIA | MARIA RITA

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


10 Negara dengan PPh Pribadi Tertinggi, Ada yang Mencapai 55 Persen

1 hari lalu

Ilustrasi suasana musim dingin di Wina, Austria. Unsplah.com/Susanne Hartig
10 Negara dengan PPh Pribadi Tertinggi, Ada yang Mencapai 55 Persen

Berikut ini deretan negara dengan tarif pajak penghasilan pribadi tertinggi hingga 50 persen, didominasi oleh negara-negara di Benua Eropa.


Austria - Indonesia Gelar Konser Orkestra di 3 Negara, Rayakan 70 Tahun Persahabatan

2 hari lalu

Duta Besar Austria untuk Indonesia Thomas Loidl, Direktur Eropa I Kementerian Luar Negeri RI Widya Sadnovic, pemain biola asal Austria Julian Walder dan Direktur Jakarta Concert Orchestra (JCO) Avip Priatna di konferensi pers perayaan 70 tahun hubungan diplomatik Indonesia-Austria, Jakarta Pusat, Rabu, 8 Mei 2024. TEMPO/Nabiila Azzahra A.
Austria - Indonesia Gelar Konser Orkestra di 3 Negara, Rayakan 70 Tahun Persahabatan

Austria dan Indonesia merayakan 70 tahun hubungan diplomatik dengan menggelar serangkaian konser orkestra di tiga negara.


Austria Tertarik Berkontribusi di IKN

2 hari lalu

Duta Besar Austria untuk Indonesia Thomas Loidl saat ditemui usai konferensi pers
Austria Tertarik Berkontribusi di IKN

Dubes Austria untuk Indonesia menyatakan ada banyak ketertarikan dari negaranya untuk berkontribusi di IKN.


Rumania dan Bulgaria Resmi Bergabung dengan Zona Schengen, Tapi Tanpa Jalur Darat

40 hari lalu

Penumpang yang tiba dengan penerbangan dari Berlin menerima bendera Uni Eropa dan Bulgaria dalam upacara yang menandai bergabungnya Bulgaria ke wilayah Schengen perbatasan terbuka Eropa melalui udara dan laut, di bandara Sofia, Bulgaria, 31 Maret 2024. REUTERS/Stoyan Nenov
Rumania dan Bulgaria Resmi Bergabung dengan Zona Schengen, Tapi Tanpa Jalur Darat

Rumania dan Bulgaria mulai Minggu 31 Maret 2024 bergabung dengan sebagian Wilayah Schengen pada jalur laut dan udara, tetapi tidak jalur darat


Teror Penembakan di Gedung Konser Moskow, Sebelumnya Terjadi di Austria, Belanda, dan Amerika Serikat

47 hari lalu

Orang-orang bersenjata melepaskan tembakan saat berlangsungnya konser musik di Balai Kota Crocus, di Krasnogorsk, wilayah Moskow, Rusia, 22 Maret 2024, Video obtained by Reuters/via REUTERS
Teror Penembakan di Gedung Konser Moskow, Sebelumnya Terjadi di Austria, Belanda, dan Amerika Serikat

Serangan teror penembakan di gedung konser Moskow tewaskan ratusan orang. Kejadian penembakan massa pernah terjadi di beberapa negara. Mana saja?


KBRI Austria Buka Puasa Bersama dengan WNI Muslim di Wina

47 hari lalu

Damos Dumoli Agusman, Direktur Jenderal Hukum dan Perjanjian Internasional. Sumber TEMPO/Suci Sekar
KBRI Austria Buka Puasa Bersama dengan WNI Muslim di Wina

Dubes RI untuk Austria mengadakan acara buka puasa bersama dengan organisasi-organisasi Islam dan 200 WNI di Wina.


Taliban Bebaskan Ekstrimis Anti-Imigran Austria, Lansia 84 Tahun

26 Februari 2024

Tentara Taliban berjaga-jaga pada upacara peringatan kedua pengambilalihan Kabul oleh Taliban di Kabul, Afghanistan, 15 Agustus 2023. REUTERS/Ali Khara
Taliban Bebaskan Ekstrimis Anti-Imigran Austria, Lansia 84 Tahun

Taliban membebaskan Herbert Fritz, seorang ekstrimis anti-imigran berusia 84 tahun. Ia sedang membuat artikel wisata di Afghanistan.


Program Electrifying Agriculture PLN akan Wakili Indonesia di Tingkat Global

23 Januari 2024

Program Electrifying Agriculture PLN akan Wakili Indonesia di Tingkat Global

Penghargaan ini diberikan oleh Energy Globe Foundation, sebuah organisasi nirlaba independen dari Austria


Destinasi Liburan Musim Dingin di Austria Kapan Waktu Terbaiknya?

4 November 2023

Ilustrasi suasana musim dingin di Wina, Austria. Unsplah.com/Susanne Hartig
Destinasi Liburan Musim Dingin di Austria Kapan Waktu Terbaiknya?

Liburan musim dingin di Austria menyediakan banyak aktivitas luar dan dalam ruangan, serta pengalaman kuliner yang lezat.


Uni Eropa Tarik Kembali Pembekuan Bantuan Palestina atas Serangan Hamas ke Israel

10 Oktober 2023

Bendera Uni Eropa berkibar di luar kantor pusat Komisi Eropa di Brussel, Belgia 21 Agustus 2020. [REUTERS / Yves Herman]
Uni Eropa Tarik Kembali Pembekuan Bantuan Palestina atas Serangan Hamas ke Israel

Uni Eropa menarik kembali pengumuman bahwa bantuan kepada Palestina telah ditangguhkan, sebagai tanggapan atas serangan Hamas terhadap Israel