Nenek Ini Raih PhD di Usia 91 Tahun  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Colette Boulier. twitter.com

    Colette Boulier. twitter.com

    TEMPO.CO, Paris - Seorang nenek berusia 91 tahun menjadi wanita tertua di Prancis yang berhasil mendapatkan gelar Doktor Falsafah (PhD) setelah menyelesaikan tesis yang dikerjakannya sejak tiga dekade lalu.

    Colette Bourlier menerima penghargaan tertinggi untuk karyanya dari Universitas Franche-Comte dekat Besancon, timur Prancis.

    Dia mengatakan penghargaan untuk menyelesaikan tesisnya tentang pekerja imigran butuh waktu lama. Sebab,  dia “mengambil waktu istirahat”.

    "Butuh beberapa waktu untuk menulis karena saya mengambil cuti istirahat," kata Bourlier, yang mengambil waktu lama untuk menyelesaikan karyanya.

    Tesis berjudul “Pekerja Asing di Besancon pada Paruh Kedua Abad ke-20” berhubungan dengan pengalamannya sendiri sebagai guru program melek ilmu untuk pendatang di kota Prancis bagian timur.

    Profesor pembimbingnya mengatakan Bourlier tertarik untuk mendapatkan gelar PhD setelah pensiun pada 1983. Biasanya, PhD di Perancis disiapkan dalam waktu 3 tahun, tapi Bourlier adalah seorang siswa yang sangat detail.

    "Dia mungkin satu-satunya orang yang tahu tentang aspek itu secara rinci. Ulasannya turut didukung dengan analisis statistik," kata profesor Bourlier, Serge Ormeaux, seperti yang dilansir Guardian pada 16 Maret 2016.

    GUARDIAN|YON DEMA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.