Penembakan di Washington, Lima Tewas

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kendaraan polisi terparkir di jalan dekat sebuah properti pedesaan dekat Belfair, Washington, 26 Februari 2016. Lima orang tewas, termasuk tersangka, dalam penembakan di sebuah rumah di negara bagian Washington. REUTERS

    Kendaraan polisi terparkir di jalan dekat sebuah properti pedesaan dekat Belfair, Washington, 26 Februari 2016. Lima orang tewas, termasuk tersangka, dalam penembakan di sebuah rumah di negara bagian Washington. REUTERS

    TEMPO.COJakarta - Insiden penyanderaan yang dilakukan seorang bersenjata di Amerika Serikat berujung duka. Lima orang dilaporkan tewas termasuk pelaku saat polisi mengepung dan bernegosiasi dengan tersangka tiga jam lamanya.

    Akun Twitter Mason County Sheriff, @MasonCoSheriff, menuliskan, sekitar lima jam lalu, dilaporkan ada empat tembakan dari sebuah rumah di kawasan terpencil Belfair, Washington, Amerika Serikat. Petugas belum memberi tahu lokasi pasti hingga keadaan dinyatakan aman. Tim elite SWAT pun dikerahkan.

    "Suasana belum aman," tulis akun tersebut, Sabtu, 27 Februari 2016. Posting-an itu disertai foto yang menampilkan enam unit mobil polisi dan terlihat sekitar lima polisi bersiaga di sebuah ruas jalan dengan deretan pohon besar di sisi kiri dan kanan.

    "Lagi, suasana masih belum aman, mohon menjauh dari area. SWAT sedang bersama negosiator," cuitnya satu jam kemudian.

    Sekitar tiga jam berlalu, akun tersebut akhirnya melaporkan bahwa keadaan di tempat kejadian perkara sudah aman. Aksi penyanderaan berakhir dengan tersangka menembak dirinya sendiri. Hingga berita ini ditulis, investigasi sedang berlangsung.

    Dikutip dari Guardian, Wakil Kepala Mason County Sheriff Ryan Spurling mengatakan pria bersenjata menelepon 911 kemarin dan mengatakan telah menembak serta membunuh keluarganya. Seorang gadis yang selamat dibawa ke rumah sakit.

    AHMAD FAIZ


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Calon Menteri yang Disodorkan Partai dan Ormas, Ada Nama Prabowo

    Presiden Joko Widodo menyatakan bahwa sebanyak 45 persen jejeran kursi calon menteri bakal diisi kader partai.