Burkina Faso Diserang, 63 Sandera Dibebaskan

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Modil terbakar akibat serangan pria bersenjata di luar Splendid Hotel,  Ouagadougou, Burkina Faso, 15 January 2016. REUTERS/Reuters TV

    Modil terbakar akibat serangan pria bersenjata di luar Splendid Hotel, Ouagadougou, Burkina Faso, 15 January 2016. REUTERS/Reuters TV

    TEMPO.COOuagadougou - Sebanyak 63 sandera dibebaskan dari Hotel Splendid di Ouagadougou, Burkina Faso, Sabtu, 16 Januari 2016. Hingga saat ini, operasi penyelamatan masih terus berlangsung.

    Menteri Komunikasi dan Informatika Burkina Faso Remis Dandjinou mengatakan 63 sandera dibebaskan dari kamar nomor 146. "Tiga puluh tiga di antaranya terluka,” katanya seperti dilansir dari Guardian, Sabtu, 16 Januari 2016.

    Hotel Splendid di Ouagadougou diserang sekelompok orang yang diduga terlibat jaringan Al-Qaeda. SITE, grup pemantau Amerika Serikat, menulis dalam akun Twitter-nya, “@siteintelgroup, Al Qaide Islamic Maghreb menyerang sebagai balas dendam untuk Nabi.”

    Mereka memilih hotel lima lantai tersebut. Aksi dilanjutkan dengan membakar mobil-mobil di luar hotel dan melepaskan tembakan ke udara untuk menakut-nakuti warga sebelum petugas keamanan datang. Petugas keamanan dilaporkan menyerang balik ke dalam hotel. Terjadi baku tembak di antara mereka.

    Seorang saksi mengaku melihat empat orang menyerang hotel dan kawasan di sekitar Cappuccino Café pada pukul 07.30 waktu setempat. Saksi lain mengatakan, saat petugas tiba, mereka memilih memutar balik dibandingkan menghadang penyerang.

    Hotel dan kafe tempat penyerangan selama ini dikenal sebagai tempat yang sering dikunjungi staf Persatuan Bangsa-Bangsa dan warga asing. Lokasinya terletak di pusat kesibukan ibu kota, tak jauh dari bandara. Serangan ini pertama kali di Ouagadougou.

    GUARDIAN | VINDRY FLORENTIN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.