Jepang Kutuk Uji Coba Bom Hidrogen Korea Utara  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un, memati pemandangan saat berada dipuncak  Gunung Paektu disela-sela kunjungannya pada pilot Tentara Rakyat Korea di Korea Utara, 19 April 2015. REUTERS/KCNA

    Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un, memati pemandangan saat berada dipuncak Gunung Paektu disela-sela kunjungannya pada pilot Tentara Rakyat Korea di Korea Utara, 19 April 2015. REUTERS/KCNA

    TEMPO.COTokyo - Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe mengutuk uji coba bom hidrogen oleh Korea Utara. Uji coba ini dianggap sebagai ancaman serius terhadap Jepang dan tantangan besar bagi upaya pengendalian senjata nuklir. 

    "Saya sangat mengutuk tindakan ini. Uji nuklir yang dilakukan Korea Utara adalah ancaman serius bagi keamanan nasional kami dan kami sama sekali tidak bisa menenggang hal ini," katanya, seperti dilansir Inquirer pada Rabu, 6 Januari 2016. 

    Abe menyarankan Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa mengambil kasus itu karena melanggar resolusi pembatasan lalu.

    "Ini jelas melanggar resolusi Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa dan tantangan berat terhadap usaha internasional untuk pengendalian senjata," ucapnya.

    "Sebagai negara anggota tidak tetap Dewan Keamanan PBB, kami akan mengambil langkah tegas dengan menyelaraskan usaha dengan Amerika Serikat, Korea Selatan, Cina, dan Rusia, termasuk urusan di Dewan Keamanan PBB," tuturnya.

    Sebelumnya, pemerintah Korea Utara mengklaim telah berhasil menguji bom hidrogen. 
    Media Korea Utara mengumumkan tes tersebut dilakukan setelah gempa berkekuatan 5,1 pada skala Richter terdeteksi di dekat Punggye-ri. Kawasan itu pernah dijadikan tempat uji coba nuklir oleh Korea Utara pada 2013. 

    Pembaca berita televisi mengatakan Korea Utara telah berhasil melakukan tes bom hidrogen pada pukul 10.00 pagi waktu setempat, 6 Januari 2016.

    INQUIRER | YON DEMA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wajah Pemberantasan Rasuah Indonesia di Hari Antikorupsi Sedunia

    Wajah Indonesia dalam upaya pemberantasan rasuah membaik saat Hari Antikorupsi Sedunia 2019. Inilah gelap terang Indeks Persepsi Korupsi di tanah air.