India Tegaskan Tak Akan Ikut Campur Sengketa di ASEAN

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Peta Kepulauan Spratly di Laut Cina Selatan. AP

    Peta Kepulauan Spratly di Laut Cina Selatan. AP

    TEMPO.CO, New Delhi - India melalui wakil presidennya, menyatakan bahwa mereka tidak akan mencampuri urusan yang terkait sengketa di wilayah regional ASEAN.

    Pernyataan tersebut dibuat untuk memperjelas posisi India bahwa tidak akan terlibat dalam sengketa teritorial atau maritim negara-negara ASEAN.

    "India memiliki pandangan yang sangat jelas pada Asia Tenggara. Kami ingin mengembangkan hubungan yang komprehensif berdasarkan kebutuhan masing-masing," kata Wakil Presiden India, Hamid Ansari, seperti yang dilansir Xinhua pada 19 September 2015.

    "Jika tidak ada perdamaian dan stabilitas, tidak akan ada perdagangan, tidak akan ada investasi. Tapi jika mereka memiliki masalah di antara mereka sendiri, itu diselesaikan oleh mereka sendiri. ASEAN memiliki mekanisme sendiri untuk menyelesaikan masalah."

    Penegasan mengenai posis India tersebut disampaikan oleh Ansari di atas pesawat pada hari jumat, yang membawanya dari Asia Tenggara.

    Ansari kembali ke India setelah melakukan perjalanan empat hari dalam rangka kunjungan ke Kamboja dan Laos selama empat hari.

    Dalam beberapa kesempatan beberapa negara ASEAN, seperti Vietnam dan Myanmar meminta India untuk ikut membantu menyelesaikan sengketa wilayah, terutama dengan Cina di Laut Cina Selatan. Mereka berpendapat bahwa peran India penting untuk membawa perdamaian di Laut Cina Selatan. Namun permohonan ini berulang kali ditolak India.

    XINHUA | YON DEMA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ini Daftar TNI-Polri yang Pernah Menjabat sebagai Plt Gubernur

    Penunjukan anggota TNI-Polri menjadi Plt Gubernur sudah sempat terjadi beberapa kali. Penunjukan itu diputuskan oleh Mendagri saat itu, Tjahjo Kumolo.