Tambang Gips di Cina Ambruk, 18 Pekerja Tewas

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Beijing:Sedikitnya 18 pekerja tambang gips di Provinsi Hebei, Cina bagian utara, tewas setelah tambang tersebut ambruk, Minggu (7/11) malam. Regu penyelamat berpacu dengan waktu untuk menyelamatkan tiga penambang yang terkubur di bawah lumpur dan bebatuan. "Kami mendengar suara mereka,"kata Wang Fengqi, seorang petugas Biro Keselamatan kota Xingtai kepada AFP, Senin (8/11). "Semoga mereka mampu bertahan.Sebanyak 28 pekerja lainnya dilaporkan masih terperangkap dalam reruntuhan, dan mereka dikhawatirkan ikut tewas. "Jumlah korban yang ada masih bersifat sementara, dan kemungkinan bisa bertambah," ujar seorang pejabat seperti dilaporkan kantor berita Cina, Xin Hua. Menurut Wang, pihaknya akan meneliti penyebab terjadinya musibah tersebut. "Tapi saat ini kami masih disibukkan untuk menyelamatkan pekerja yang mungkin masih hidup," ujarnya. Musibah di pertambangan Cina sudah yang ke sekian kalinya terjadi. Karena itu pertambanan di Cina dikategorikan sebagai yang paling berbahaya di dunia tingka keselamatannya. Hingga tahun lalu, tercatat lebih dari 6 ribu pekerja tewas akibat kecelakaan di lokasi pertambangan. Sementara lembaga independen memperkirakan jumlah korban mencapai 20 ribu jiwa. Sudrajat

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.